



(Unila): Darma Wanita Persatuan (DWP) bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lampung (Unila) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Pondok Pesantren Al-Hidayah Gerning, pada Minggu, 2 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor Unila, Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng., pimpinan pondok pesantren, Kh. Ahmad Ma’sum Abror, M.Pd.l., Kepala LPPM Dr. Maulana Mukhlis, S.Sos., M.I.P., Kepala LPMPP Prof. Or. Abelurrahman, M.Si., para pengajar, dan para santri.
Kegiatan PkM yang berjudul “Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan dalam Optimalisasi Pemanfaatan Eco-Enzim untuk Kesuburan Tanaman Aquaponik dalam Rangka Ketahanan Pangan di Pondok Pesantren”.
Dalam sambutannya, Prof. Lusmeilia menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menjalankan kegiatan tridarma, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Sebagai insan akademis, tugas dosen bukan hanya mengajar di kelas dan meneliti, tetapi juga turun ke masyarakat untuk menerapkan ilmu pengetahuan demi kemaslahatan bersama. Melalui pelatihan praktis seperti pembuatan eco-enzyme dan pengembangan aquaponik ini, kami berharap para santri mendapatkan keterampilan bernilai guna yang berfaedah bagi kehidupan mereka,” ujar Prof. Lusmeilia.
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah menyambut hangat kedatangan rombongan akademisi Unila. Pihaknya menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian Unila terhadap pembinaan keterampilan santri, sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi lulusan pesantren untuk dapat menembus perguruan tinggi negeri.
“Setiap tahun ada saja alumni kami yang berhasil diterima di Unila. Kehadiran Unila secara langsung di sini tentu memberikan motivasi dan dorongan besar bagi para santri kelas 11 dan 12 agar makin mantap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.
Pada kesempatan sama, Unila juga melakukan tanda tangan MoU kerja sama dan sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Agenda ini dirancang khusus untuk memberikan pemahaman komprehensif terkait berbagai jalur masuk Unila, ketersediaan beasiswa, serta program studi yang dapat diakses para santri.
Langkah ini menjadi strategi proaktif Unila dalam mendorong angka partisipasi pendidikan tinggi di lingkungan pondok pesantren. Selain sosialisasi PMB, para santri dibekali dengan berbagai pelatihan kewirausahaan dan pemanfaatan teknologi tepat guna seperti pelatihan pembuatan eco-enzyme, pengembangan sistem aquaponik, penguatan pelatihan skill dan kewirausahaan.
Melalui sinergi ini, Unila berharap hubungan kerja sama dengan Pondok Pesantren Al-Hidayah Gerning dapat terus berlanjut secara berkelanjutan. Tidak hanya membekali santri dengan kecerdasan spiritual dan keterampilan praktis, kegiatan ini diharapkan menjadi jembatan bagi para santri untuk meraih masa depan yang lebih cerah melalui pendidikan tinggi. [Magang_Nurma Safira]




