Tingkatkan Eksposur Ilmiah Internasional, Jurusan Biologi FMIPA Kirim Alumnus dan Mahasiswa ke ICoBESD 2026

(Unila): Komitmen Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lampung (Unila) dalam memperluas eksposur ilmiah di tingkat internasional kembali diwujudkan melalui partisipasi aktif pada The 1st International Conference on Biology and Biology Education for Sustainable Development (ICoBESD) 2026 yang diselenggarakan pada Sabtu, 18 Juli 2026.

Pada konferensi internasional perdana yang diselenggarakan oleh Program Studi Biologi dan Pendidikan Biologi, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Jurusan Biologi FMIPA Unila mengirimkan satu alumnus dan dua mahasiswa sebagai oral presenter untuk mempresentasikan hasil penelitian mereka kepada komunitas ilmiah internasional.

Mengusung tema “Strengthening Sustainable Development Goals through Biology and Biology Education Research,” ICoBESD 2026 menjadi wadah kolaborasi akademik yang mempertemukan peneliti, dosen, mahasiswa, dan praktisi dari berbagai negara.

Konferensi ini diikuti sekitar 70 peserta yang berasal dari Indonesia, Malaysia, Kazakhstan, Aljazair, dan Rusia, sekaligus menjadi forum internasional untuk berbagi inovasi, memperkuat jejaring riset, dan mendorong kolaborasi lintas disiplin dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Keikutsertaan sivitas akademika Jurusan Biologi FMIPA Unila pada forum tersebut mencerminkan meningkatnya kapasitas akademik mahasiswa dan alumnus dalam menghasilkan penelitian yang relevan dengan isu-isu global serta layak dipresentasikan di forum ilmiah internasional.

Salah satu presenter adalah Muhammad Aqwam Nugraha, alumnus Program Studi Biologi Universitas Lampung. Ia mempresentasikan penelitiannya bersama Prof. Dra. Endang Linirin Widiastuti, M.Sc., Ph.D., berjudul “Cytotoxic Activity of Enhalus acoroides Ethanolic Extract Against Murine Melanoma B16F10 Cells” yang mengeksplorasi potensi lamun Enhalus acoroides sebagai sumber senyawa bioaktif antikanker.

Penelitian tersebut menunjukkan ekstrak etanol lamun memiliki aktivitas sitotoksik terhadap sel melanoma yang bergantung pada konsentrasi, sehingga membuka peluang penelitian lanjutan untuk isolasi senyawa aktif dan pengembangan kandidat antikanker berbasis sumber daya hayati laut Indonesia.

Presenter berikutnya adalah Flora Bintang Az Zahra, mahasiswa Program Studi Biologi angkatan 2024. Melalui penelitian berjudul Behavioral Signatures of Domestication in Free-Ranging Cats across Human-Dominated Microhabitats at Universitas Lampung, Indonesia, Flora menjadi representasi dari kolaborasi dosen dan mahasiswa Jurusan Biologi dan Ilmu Komputer FMIPA Unila.

Penelitian mereka mengkaji bagaimana aktivitas manusia dan karakteristik mikrohabitat memengaruhi perilaku kucing liar di lingkungan Kampus Universitas Lampung dikaitkan dengan konsep genetika populasi. Hasil penelitian menunjukkan perilaku self-maintenance mendominasi aktivitas harian kucing, sementara perilaku afiliasi lebih sering ditemukan pada area dengan intensitas interaksi manusia yang tinggi.

Temuan tersebut memberikan informasi ilmiah mengenai adaptasi perilaku satwa perkotaan sekaligus mendukung pengelolaan populasi kucing liar secara berkelanjutan. Sementara itu, Dzulfikar Yusuf Priyanatha, mahasiswa Program Studi Biologi Terapan angkatan 2024, mempresentasikan hasil penelitian berjudul “Community Structure of Coral Reef Fish in Kalangan Waters, Pahawang Island”.

Penelitian ini mendokumentasikan struktur komunitas ikan terumbu karang di Perairan Kalangan, Pulau Pahawang, melalui analisis kelimpahan relatif dan indeks ekologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas ikan karang memiliki tingkat keanekaragaman sedang, kemerataan tinggi, dan dominansi rendah, yang mengindikasikan kondisi ekosistem terumbu karang relatif seimbang.

Data tersebut diharapkan menjadi informasi dasar bagi pemantauan jangka panjang dan pengelolaan keanekaragaman hayati laut secara berkelanjutan di Provinsi Lampung. Ketiga penelitian tersebut merepresentasikan keberagaman bidang keilmuan yang dikembangkan di Jurusan Biologi FMIPA Unila, mulai dari biologi molekuler dan kesehatan, ekologi perilaku satwa, hingga konservasi dan ekologi laut.

Seluruh topik memiliki keterkaitan erat dengan agenda pembangunan berkelanjutan melalui pemanfaatan sumber daya hayati, konservasi biodiversitas, serta penguatan basis ilmiah dalam pengambilan keputusan berbasis bukti. Partisipasi pada ICoBESD 2026 juga menjadi bagian dari strategi internasionalisasi Jurusan Biologi FMIPA Unila.

Selain memberikan pengalaman akademik kepada mahasiswa dan alumnus untuk berinteraksi dengan peneliti dari berbagai negara, keikutsertaan dalam forum internasional turut memperluas jejaring kolaborasi penelitian, meningkatkan visibilitas publikasi ilmiah, serta memperkuat posisi Universitas Lampung dalam ekosistem riset global.

Melalui pencapaian ini, Jurusan Biologi FMIPA Unila terus menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga mampu berkontribusi dan bersaing pada panggung akademik internasional. Ke depan, partisipasi aktif dalam konferensi internasional diharapkan semakin mendorong budaya riset yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi pada penyelesaian berbagai tantangan global melalui ilmu biologi. [Rilis]