Berawal dari Pilihan Tak Terencana, Fasli Karman Temukan Rumah Kedua di Unila

(Unila): Fasli Karman, wisudawan Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) angkatan 2022, menjadi salah satu lulusan yang mengikuti prosesi wisuda Periode VIII pada Sabtu, 22 Agustus 2026 di Gedung Serba Guna (GSG) Unila.

Putra asal Kariango, Sulawesi Selatan, ini menempuh pendidikan di Unila melalui jalur beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) 3T.

Menariknya, Unila bukanlah perguruan tinggi yang sejak awal direncanakan Fasli. Setelah perguruan tinggi pilihannya tidak menyediakan beasiswa ADik 3T, ia akhirnya memilih Unila atas saran seorang teman untuk menempuh Program Studi Ilmu Komunikasi.

“Pas lulus beasiswa itu baru sadar ternyata Unila. Jadi alasannya nggak ada sih, lebih dipilihin karena teman aja awalnya,” ujar Fasli.

Meski berawal dari pilihan yang tidak direncanakan, Fasli justru menemukan kecintaannya pada dunia komunikasi. Selama kuliah, ia aktif di Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) pada bidang fotografi dan bergabung sebagai camera person di Universitas Lampung TV.

Ia juga memperoleh pengalaman magang di MNCTV Group sebagai Creative and Production Assistant. Pengalaman tersebut memberinya kesempatan menerapkan ilmu perkuliahan sekaligus mengembangkan kemampuan dalam produksi konten, public speaking, kerja sama tim, dan manajemen waktu.

Sebagai mahasiswa perantauan, Fasli membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan dan kebiasaan yang berbeda. Namun, dukungan teman-teman serta keterlibatannya dalam berbagai kegiatan kampus membuatnya semakin nyaman menjalani kehidupan di Lampung.

“Pelan-pelan, dari yang awalnya canggung, akhirnya malah ngerasa Lampung ini kayak rumah kedua buat saya,” ungkapnya.

Menurut Fasli, kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu ilmu paling berharga yang diperolehnya selama kuliah. Ilmu tersebut membantunya menyampaikan pesan, membaca situasi, dan beradaptasi dengan berbagai karakter orang.

Dalam perjalanan pendidikannya, Fasli juga mendapat dukungan dari orang tua, para guru yang mendampinginya selama menempuh pendidikan di Sabah, Malaysia, pengurus beasiswa, serta teman-teman.

Memasuki momen wisuda, Fasli mengungkapkan rasa bahagia dan haru setelah melalui perjalanan panjang sebagai mahasiswa perantauan. Usai menyelesaikan pendidikan, ia berencana terjun ke dunia kerja sesuai bidang komunikasi sambil terus mengembangkan diri.

Kepada mahasiswa Unila, Fasli berpesan agar tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan selama menjalani pendidikan. Ia mengajak mahasiswa untuk menikmati setiap proses dan tidak hanya berfokus pada hasil akhir.

Fasli juga berharap dapat membanggakan keluarga dan memberikan kontribusi bagi daerah asalnya di Sulawesi Selatan. Perjalanan yang bermula dari pilihan tidak terencana tersebut kini membawanya menemukan Unila sebagai tempat belajar dan bertumbuh yang ia anggap sebagai rumah kedua. [Magang_Yeshicha Indah Cahyani]