Disertasi Doktor Unila Kembangkan Sejarah Berbasis Sekura

(Unila): Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar Ujian Terbuka Promosi Doktor Ulul Azmi Muhammad. dengan disertasi yang mengangkat pembelajaran sejarah bermuatan kearifan lokal sekura (berkelas) untuk meningkatkan kecerdasan sosial, pada Rabu, 22 Juli 2026, di Aula Gedung K, FKIP Unila.

Sidang Promosi doktor dipimpin Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni sebagai Ketua Sidang Prof. Dr. Sunyono, M.Si., dengan Prof. Dr. Hasan Hariri, S.Pd., M.B.A., Ph.D., sebagai sekretaris.

Tim penguji terdiri atas Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., Dekan FKIP Unila sebagai penguji internal, Dr. Desvian Bandarsyah, M.Pd., sebagai penguji eksternal, dan Prof. Dr. Farida Ariyani, M.Pd., sebagai penguji 1. Tim promotor terdiri atas Prof. Dr. Een Yayah Haenilah, M.Pd., sebagai promotor, dengan Prof. Dr. Risma Margaretha Sinaga, M.Hum., sebagai ko-promotor.

Penelitian tersebut dilatarbelakangi rendahnya kecerdasan sosial mahasiswa pendidikan sejarah, terutama pada dimensi pemrosesan informasi sosial sebagaimana diadaptasi dari The Tromso Social Intellegence Scale (TSIS).

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran sejarah cenderung berorientasi pada aspek kognitif dan belum sepenuhnya memanfaatkan nilai budaya lokal sebagai mediator pembelajaran.

Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan adaptasi model Borg dan Gall yang disederhanakan menjadi tujuh tahap yang dikembangkan dalam produk berupa buku ajar sejarah bermuatan kearifan lokal Sekura.

Prof. Sunyono mengatakan, keberhasilan menyelesaikan studi doktor menjadi momentum penting dalam mengembangkan karier akademik serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi dunia pendidikan dan ilmu pengetahuan.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada promovendus atas keberhasilannya meraih gelar doktor sebagai dosen FKIP Unila.

“Menyandang gelar doktor bukan sekadar sebuah pencapaian akademik, melainkan tanggung jawab moral untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan dengan mengedepankan prinsip ilmu padi, yakni semakin tinggi ilmu yang dimiliki, semakin rendah hati dalam bersikap” ujar Prof. Sunyono.

Di akhir sidang, Ulul Azmi Muhammad dinyatakan lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,96 dan tercatat sebagai lulusan ke 43 Program Doktor FKIP Unila.

Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi pengembangan ilmu pendidikan, khususnya pendidikan sejarah, penguatan kecerdasan sosial calon guru, serta pelestarian dan aktualisasi nilai-nilai kearifan lokal Sekura dalam kehidupan akademik dan masyarakat. [Magang_Izma Nur Afni]