Bupati Lampura Ajak Wisudawan Jemput Masa Depan dengan Integritas dan Jejaring

(Unila): Ribuan wisudawan Universitas Lampung (Unila) tidak hanya menerima ijazah pada Wisuda Periode VII Tahun 2026 di Gedung Serbaguna (GSG) Unila, Sabtu, 18 Juli 2026.

Mereka juga mendapat suntikan semangat dari sosok alumni yang berhasil meniti perjalanan karier hingga dipercaya memimpin daerah.

Perwakilan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unila yang diwakili Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, yang saat ini menjabat sebagai Bupati Lampung Utara, hadir menyampaikan motivasi sekaligus mengajak para lulusan untuk bergabung dan aktif dalam keluarga besar alumni Unila.

Kehadirannya menjadi bukti perjalanan seorang alumni dapat mengantarkan pada berbagai ruang pengabdian, termasuk menjadi pemimpin daerah.

Di hadapan para wisudawan, Hamartoni menegaskan, prosesi wisuda bukanlah garis akhir, melainkan langkah awal memasuki dunia yang lebih luas. Ia mengajak seluruh lulusan untuk terus menjaga ikatan dengan almamater melalui IKA Unila sebagai ruang bertumbuh, berkolaborasi, dan saling menguatkan.

“Jaringan alumni bukan hanya tempat mengenang masa kuliah, tetapi merupakan kekuatan untuk membuka peluang, berbagi pengalaman, saling membantu, serta bersama-sama berkontribusi membangun Lampung dan Indonesia,” ujarnya.

Menurut Hamartoni, setiap lulusan memiliki jalan hidup yang berbeda. Ada yang langsung bekerja, melanjutkan studi, membangun usaha, maupun masih berjuang menemukan kesempatan terbaik. Karena itu, ia mengingatkan agar para wisudawan tidak membandingkan proses hidupnya dengan orang lain.

“Jangan membandingkan perjalanan saudara dengan perjalanan orang lain. Setiap orang memiliki waktu, proses, dan jalannya masing-masing. Ketika satu pintu belum terbuka, jangan kehilangan harapan. Tingkatkan kompetensi, perluas jejaring, kuasai teknologi, perkuat soft skill, dan teruslah berusaha,” pesannya.

Sebagai alumni yang kini mengemban amanah sebagai kepala daerah, Hamartoni menilai keberhasilan tidak lahir secara instan, tetapi melalui proses panjang yang dijalani dengan ketekunan, pembelajaran, dan integritas. Karena itu, ia mengajak para lulusan menjadikan kegagalan sebagai bagian dari proses untuk tumbuh.

“Keberhasilan sejati bukan hanya tentang seberapa tinggi kita berdiri, tetapi tentang seberapa banyak orang yang dapat kita bantu untuk ikut berdiri,” katanya.

Ia juga mendorong para alumni muda untuk tidak berhenti mengembangkan diri dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Menurutnya, pendidikan pascasarjana bukan hanya untuk memperoleh gelar, tetapi menjadi kesempatan memperluas wawasan, meningkatkan kapasitas, sekaligus membangun jejaring yang akan membuka lebih banyak peluang di masa depan.

“Jangan berhenti belajar. Pendidikan S-2 dan S-3 hari ini bukan lagi sekadar mengejar gelar, tetapi membangun jejaring, memperkaya pengalaman, dan memperkuat kemampuan yang akan menjadi modal penting dalam kehidupan dan karier,” ujarnya.

Lebih jauh, Hamartoni mengingatkan bahwa setiap alumni memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, tanpa harus menunggu memiliki jabatan atau posisi tertentu.

“Tidak usah menunggu memiliki jabatan untuk mengabdi kepada masyarakat. Mulailah dari hal-hal sederhana, dengan kejujuran dalam setiap pekerjaan yang dilakukan,” tuturnya.

Mengakhiri sambutannya, Hamartoni mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan program doktor, magister, sarjana, dan diploma yang kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar IKA Unila.

Ia mengajak para alumni baru membawa ilmu pengetahuan, karakter, kemampuan berkolaborasi, literasi digital, serta integritas sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

“Jadilah alumni Universitas Lampung yang unggul dalam kompetensi, kuat dalam karakter, adaptif menghadapi perubahan, bijaksana memanfaatkan teknologi, dan konsisten memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. [Riky Fernando]