(Unila): Universitas Lampung (Unila) tuan rumah pelaksanaan Festival Edukasi Bank Indonesia (FesKaBI) 2019, Selasa (29/29/2019). Kegiatan yang berlangsung di GSG Unila ini terselenggara berkat kerja sama antara Bank Inodonesia (BI) dan Metro TV.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Rosmaya Hadi saat pembukaan menyampaikan, BI terus memperkuat perannya sebagai regulator di bidang sistem pembayaran pada era ekonomi digital.

BI berfungsi menyeimbangkan perkembangan teknologi dari risiko melalui 4 peran utama yaitu mengatur teknologi yang akan digunakan, menyiapkan sandbox untuk melakukan uji terhadap inovasi, memberikan izin, dan melakukan pengawasan.

Festival yang mengusung tema “Sosialisasi QRIS (QR Code Indonesian Standard) Pembayaran Digital Ala Milenial” ini diikuti 2.044 mahasiswa dan alumni dari berbagai perguruan tinggi di Lampung. Hadir pula beberapa narasumber, content creator, serta pengusaha UMKM, untuk berpratisipasi dalam sosialisasi fungsi dan kebijakan BI serta sharing ide wirausaha.

Rosmaya mengungkapkan, sosialisasi ini adalah agenda rutin yang sebelumnya sudah diadakan di Solo, saat ini di Lampung, dan selanjutnya diselenggarakan di Manado.

Sejalan dengan kebijakan Bank Indonesia, FeskaBI bertujuan menyampaikan komitmen penuh BI dalam mendukung pengembangan sistem pembayaran dan memfasilitasi perkembangan ekonomi digital serta inklusi keuangan Indonesia. QRIS dengan metode nontunainya adalah salah satu sarana yang kini tengah giat disosialisasikan BI kepada generasi milenial.

Di kesempatan yang sama Wakil Rektor Bidang Keuangan Unila Prof. Muhammad Kamal mengatakan, proses pembayaran digitalisasi kini akan memudahkan masyarakat melakukan berbagai transaksi.

Diharapkan di masa mendatang muncul jiwa-jiwa entrepreneur yang siap mendukung penuh pembangunan ekonomi di Indonesia, terutama UMKM. “Kami berharap BI dapat terus membina generasi masyarakat yang siap membangun ekonomi bangsa terutama UMKM,” ujarnya.[Riky_Humas]