(Unila): UPT Pengembangan Kerja Sama dan Layanan Internasional Universitas Lampung (PKLI Unila) menggelar sosialisasi beasiswa lanjut studi ke Perancis. Kegiatan berlangsung di ruang sidang utama lantai 2 Rektorat, Kamis (15/03/2019).

Panitia pada kegiatan ini menghadirkan perwakilan Campus France Jakarta bekerja sama dengan Institut Francais d’Indonesia (IFI). Sosialisasi dihadiri seratusan mahasiswa dan dosen dari berbagai fakultas di kampus setempat.

Penanggungjawab Campus France Nur Fitria mengatakan, Campus France organisasi yang fokus pada mobilitas mahasiswa dan kerja sama PT Indonesia-Perancis. Selain itu Campus France menjadi pusat informasi, orientasi studi, dan pendamping mahasiswa yang ingin studi ke Perancis.

“Saya mendapat support tinggi dari pemerintah mengenai pemahaman bahasa Perancis. Saya pun mendapat beasiswa dan berbagai kemudahan belajar. Di Perancis semua yang kreatif akan difasilitasi dengan baik oleh pemerintah setempat”

Ia juga menjelaskan, kehadiran Campus France di Unila merupakan follow up forum pertemuan alumni mahasiswa yang pernah menempuh pendidikan di Perancis sebelumnya.

Pada kegiatan itu turut hadir Yulia Rahma Fitriana, M.Sc., Ph.D, selaku narasumber kegiatan. Dirinya menerangkan, saat mengikuti seleksi studi lanjut ke Perancis ada beberapa tahapan seleksi yang harus diikuti. “Ada seleksi berkas, wawancara di kedutaan, dan tes tertulis mengenai pengetahuan di Eropa,” urai wanita yang akrab disapa Ana ini.

Dosen Fakultas Pertanian Unila ini mengungkapkan pernah mengikuti kelas super intensif di Campus France untuk persiapan kemahiran menggunakan bahasa Perancis. Ana mengikuti kelas selama 7 bulan hingga berhasil mendapat sertifikat keahlian B2 dari DELF yang berlaku seumur hidup.

Ia juga menerangkan, pemerintah Perancis sangat mendukung para pelajar dari berbagai negara untuk menimba ilmu di negara mereka. Ketidakyakinan bahwa belajar di Perancis akan banyak menemui hambatan terbantah dengan keberhasilannya beradaptasi di lingkungan Perancis.

“Saya mendapat support tinggi dari pemerintah mengenai pemahaman bahasa Perancis. Saya pun mendapat beasiswa dan berbagai kemudahan belajar. Di Perancis semua yang kreatif akan difasilitasi dengan baik oleh pemerintah setempat,” kenang Ana.

Terkait beasiswa ke Perancis, Campus France menawarkan beberapa informasi. Di antaranya beasiswa bukan hanya untuk kalangan mahasiswa jurusan bahasa Perancis melainkan seluruh mahasiswa lulusan S1. Ini juga berlaku bagi beswan yang ingin melanjutkan studi master atau doktor di berbagai jurusan.

Bagi calon mahasiswa yang tertarik studi di Perancis, cukup memenuhi syarat masuk ke universitas dan beasiswa yang ada. Caranya, melengkapi Curriculum Vitae (CV), sertifikat berbahasa (DELF/IELTS/TOEFL), surat rekomendasi, dan motivation letter.

“Setelah lengkap kesiapan lain dapat kandidat konsultasikan kepada Campus France sebagai salah satu lembaga yang dipercaya pemerintah Perancis untuk memfasilitasi calon mahasiswa untuk studi lanjut ke Perancis,” ujar Ana.[Riky/Inay_Humas]