(Unila): Universitas Lampung (Unila) melalui BAPOMI Lampung serahkan penghargaan kepada sejumlah mahasiswa berprestasi usai mengikuti Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XVI Jakarta 2019, di Ruang Sidang lantai 2 Rektorat, Jumat (11/10/2019).

Hadir pada kesempatan tersebut sejumlah atlit didampingi pimpinan dari berbagai perguruan tinggi di Lampung di antaranya ITERA, UIN Raden Intan Lampung, Universitas Bandar Lampung, Universitas Teknokrat Indonesia, dan Universitas Muhammadiyah Metro.

Dalam laporan yang disampaikan Ketua Kontingen Lampung drh. Madi Hartono, M.P., 19 mahasiswa gabungan dari berbagai perguruan tinggi di Lampung berhasil mengharumkan nama Provinsi Lampung dengan membawa 2 medali emas, 6 medali perak, dan 11 medali perunggu dari berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan.

Madi menyampaikan, berdasarkan hasil rapat evaluasi POMNAS yang lalu disepakati masing-masing perguruan tinggi yang mendelegasikan atlitnya akan memberikan penghargaan kepada mahasiswa peraih medali di Pomnas 2019. Mahasiswa akan mendapatkan penghargaan baik pembebasan uang perkuliahan hingga sejumlah dana pembinaan dari perguruan tinggi masing-masing.

Madi menguraikan, peraih medali emas mendapatkan pembebasan SPP/UKT sebanyak 2 semester untuk PTS atau uang tunai Rp5 juta untuk PTN. Selanjutnya peraih medali perak mendapatkan pembebasan SPP/UKT sebanyak 1 semester dan semester pendek (PTS) atau uang tunai Rp2,5 juta untuk PTN. Selanjutnya peraih medali perunggu mendapatkan pembebasan SPP/UKT 1 semester (PTS) atau uang tunai Rp1 juta bagi PTN.

“Terdapat perbedaan antara penghargaan oleh PTN dan PTS. Hal ini disebabkan adanya perbedaan kebijakan administrasi antara PTN dan PTS,” ujar Madi.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unila Prof. Karomani mengatakan, melalui forum warek 3 seluruh perguruan tinggi ia mengimbau agar setiap perguruan tinggi dapat membangun komunikasi dan silaturahmi. Hal itu sebagai wujud tercapainya kesolidan dan penghargaan yang tinggi terhadap kemahasiswaan oleh stakeholders.

Karomani juga mengapresiasi para pihak yang terlibat pada keberhasilan tim POMNAS XVI dan memberikan dorongan kepada para atlit untuk terus berprestasi.

Menurut Aom, sapaan akrabnya, kuliah tidak cukup dengan kemampuan hardskill dan indeks prestasi yang tinggi tetapi kerja sama, disiplin, dan kreativitas perlu dibangun untuk keberhasilan.

“Ini adalah pintu masuk anda untuk berkarir. Dengan berbagai keterbasan, mental juara harus tetap kita pelihara. Terima kasih juga saya sampaikan untuk semua pihak yang terlibat di dalam POMNAS,” tutup profesor yang juga menjabat sebagai Ketua Umum BAPOMI Lampung ini.[Riky_Humas]