Unila Resmi Buka Prodi Profesi Insinyur

47238413_561060764354143_7040537032732442624_o
47349089_561060797687473_574216623301328896_o
47375821_561060671020819_1526184854465544192_o
47380482_561060787687474_687077720911249408_o

(Unila): Universitas Lampung (Unila) resmi membuka Program Studi Profesi Insinyur (PPI) pada Senin (3/12/2018), di ruang sidang lantai II Rektorat, kampus setempat. Peluncuran diresmikan langsung oleh Rektor Unila Prof. Hasriadi Mat Akin, M. P.

Saat memberikan sambutan, mantan Wakil Rektor Bidang Akademik Unila ini mengatakan, jika dilihat dari sejarahnya penggunaan gelar insinyur tidak lagi digunakan oleh para lulusan sarjana S1. “Sekarang yang pakai gelar insinyur itu identik sudah tua, karena terakhir boleh pakai gelar insinyur tahun 1993,” ujarnya.

Ia mengatakan, penyelenggaraan Program Studi Profesi Insinyur di Kampus Hijau akan segera dimulai setelah mengantongi izin dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Mei 2018 lalu.

Menurutnya, pembentukan program studi ke 26 di Indonesia ini merupakan langkah positif bagi Unila berkontribusi memajukan pendidikan nasional di tengah globalisasi yang terjadi saat ini.

Hal senada diungkapkan Ketua Bappeda sekaligus Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Lampung Ir. Taufik Hidayat. Dalam sambutannya ia menjelaskan, saat ini minim insinyur yang teregistrasi. Oleh karena itu berdasarkan mandat dari PII pusat, pihaknya beberapa waktu lalu menggelar pelatihan untuk menambah insinyur yang teregistrasi.

“Secara bersamaan pula, Universitas Lampung mendapat mandat untuk mengelola Program Studi Profesi Insinyur. Artinya ada sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Unila untuk sama-sama mengembangkan dan meningkatkan daya saing sumber daya manusia baik tingkat lokal maupun nasional.

Selain meresmikan PII, Unila menggelar Kuliah Umum dengan menghadirkan dua narasumber yaitu, Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, M.Sc., IPU., ASEAN, Eng., selaku Ketua Tim Ahli Keinsinyuran Kemenristekdikti dan Ir. Rudy Purwondho, M.Sc., MBA., IPM., ASEAN, Eng., selaku Sekretaris Tim Ahli Keinsinyuran Kemenristekdikti.

Kegiatan turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Bujang Rahman, M.Si., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Karomani, M.Si.,  Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama dan TIK Prof. Mahatma Kufepaksi, M.Sc., direktur pascasarjana, Ketua Bappeda sekaligus Ketua PII Wilayah Lampung Ir. Taufik Hidayat, M.M., dan kepala dinas kehutanan.[Penda_Inay/Humas]