Unila-PUPR Bekali Mahasiswa KKN Tematik

 

UNIVERSITAS Lampung (Unila) bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Cipta Karya memberikan pembekalan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu, 15-16 Juli 2017, di Gedung B3.1, kampus setempat.

Sekretaris BP KKN Unila Nur Effendi mengatakan, pembekalan Pendampingan Pengembangan Infrastruktur Permukiman bertajuk “Kampung Hijau” ini diikuti 120 mahasiswa Unila. Para peserta akan disebar di empat kecamatan dan 24 desa di dua kabupaten di Lampung yakni Lampung Selatan dan Tanggamus.

Panitia dalam kegiatan ini menghadirkan beberapa narasumber, di antaranya Sekretaris Badan Pengelola KKN Tematik Unila Nur Effendi, perwakilan Sekretaris Ditjen Cipta Karya Inneke Indra Rini dan Bernadi Heryawan, serta PPK dari Satker Penataan Bangunan Lingkungan Provinsi Lampung Abdul Latief.

Dalam sambutannya Bernadi mengatakan, pemerintah saat ini dihadapkan pada gap antara kebutuhan dan ketersediaan tenaga kerja profesional untuk membangun sektor kecipta karya-an. Kebutuhan tenaga kerja profesional yang diperlukan adalah mereka yang dapat menjembatani komunikasi antarpemerintah dan masyarakat, pemerintah dan dunia industri, serta pemerintah dan tenaga ahli profesional.

Kebijakan pemerintah 2015-2019 untuk dapat memenuhi kebutuhan air minum dan sanitasi yang layak bagi masyarakat serta mengurangi kawasan kumuh perkotaan dengan menggerakkan semua komponen di masyarakat, termasuk perguruan tinggi. Perguruan tinggi memiliki andil besar dan penting dalam berkontribusi pada pencapaian 100-0-100, sebab perguruan tinggi mendidik dan mencetak lulusan S-1 dengan jumlah yang cukup banyak.

“Sehingga perguruan tinggi dapat berperan sebagai mediator antara pemerintah dan rakyat sekaligus menjadi mediator antara pemerintah dan dunia industri,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu Abdul Latief menambahkan, selain membantu Kementerian PUPR dalam mewujudkan keberlanjutan infrastruktur permukiman, khususnya infrastruktur Penataan Bangunan Lingkungan (PBL) yang telah dan akan terbangun, kegiatan KKN Tematik ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat tentang pemenuhan syarat pendirian bangunan, penanggulangan dan mitigasi risiko bencana (tanggap darurat), serta membangun kepedulian pemerintah desa/kelurahan dalam penataan lingkungan yang berorientasi pada kebutuhan mendatang.

Dengan demikian kegiatan ini dapat memberi kontribusi dan manfaat bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, dalam rangka mencapai tujuan pembangunan nasional untuk mencapai masyarakat Indonesia yang sehat dan sejahtera.

Selain foto bersama, acara pembekalan KKN Tematik ini diakhiri dengan penukaran cinderamata antara kedua belah pihak.[rilis_Humas]