(Unila): Universitas Lampung (Unila) menggelar kunjungan dan sosialisasi penerimaan mahasiswa pascasarjana (S-2 dan S-3), serta program Insinyur, pada Rabu 15 April 2026, di Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait program magister (S-2), program doktoral (S-3) hingga program Insinyur, serta mendorong partisipasi masyarakat dan ASN dalam melanjutkan pendidikan guna meningkatkan kompetensi dan daya saing.
Kegiatan ini dihadiri Rektor Unila yang diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., Ketua LPPM Prof. Dr. Abdurrahman M.Si., Dekan FT Dr. Ahmad Herison, S.T., M.T., Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama Mista Susanto, S.T., M.Sc., Ph.D., Ketua Program Studi PPI Prof. Dr. Eng. Ir. Aleksander Purba, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng.
Turut hadir pula Bupati Tubaba yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Untung Budiono, S.Sos. M.H., para anggota Forkopimda, para Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Camat di lingkungan Kabupaten Tubaba.
Untung Budiono dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung pembangunan daerah berbasis peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Tulang Bawang Barat.
“Harapannya, melalui kerja sama ini, semakin banyak ASN dan masyarakat yang melanjutkan pendidikan sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Prof. Suripto Dwi Yuwono menekankan pentingnya perluasan akses dan percepatan studi lanjut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ia menyampaikan, Unila tidak hanya menyediakan jalur reguler, tetapi juga menghadirkan berbagai program.
“Kalau kita hitung, kenapa kuliah harus lama-lama. Dengan program fast track, mahasiswa bisa menyelesaikan S-2 dan S-3 dalam waktu yang lebih singkat,” ujarnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan Unila juga menyediakan program pendidikan profesi, termasuk profesi Insinyur, yang ditujukan bagi lulusan maupun praktisi berpengalaman untuk memperoleh pengakuan profesional serta meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.
Materi sosialisasi memaparkan berbagai skema pendidikan, termasuk program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), program fast track, serta program pendidikan profesi Insinyur.
Di akhir kegiatan, Unila berharap sosialisasi ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh peserta dengan mulai merencanakan studi lanjut sejak dini, serta memperkuat sinergi antara Unila dan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Lampung. [Magang_Yeshicha Indah]



