(Unila): Universitas Lampung (Unila) menggelar pembinaan mental dan spiritual bulan ramadan bagi tenaga kependidikan di lingkungan Rektorat Unila tahun 2026, di ruang pelantikan, Rabu, 25 Februari 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya dalam meningkatkan kualitas spiritual, etos kerja, serta integritas tenaga kependidikan menjelang bulan suci ramadan.
Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Habibullah Jimad, S.E., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan, momentum ramadan harus dimanfaatkan sebagai sarana refleksi diri sekaligus penguatan tanggung jawab moral dalam menjalankan tugas sebagai aparatur perguruan tinggi.
Ia menekankan pentingnya rasa syukur atas amanah yang diberikan dengan niat yang lurus, penuh tanggung jawab, dan integritas, agar momentum ramadan ini dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan etos kerja, serta memperkuat komitmen dalam memberikan kontribusi terbaik bagi institusi.
Ia juga menambahkan, kegiatan pembinaan ini menjadi pengingat bagi seluruh tenaga kependidikan untuk terus meningkatkan kualitas diri, baik secara mental maupun spiritual.
“Jadi acara hari ini untuk mengingatkan kembali kepada kita agar mental dan spiritualitas kita lebih baik, agar kita bekerja bisa dengan sungguh-sungguh sehingga Unila akan lebih baik lagi,” ujarnya.
Materi kali ini disampaikan Coach Putri Romadhona, S.Si., M.M., dari Akira Institut, yang dalam pemaparannya mengajak peserta memaknai pekerjaan sebagai sarana memberikan manfaat, bukan sekadar menyelesaikan pekerjaan, dengan melalui micro break selama satu hingga dua menit, seperti tarik napas, relaksasi, atau meditasi ringan di sela aktivitas kerja, serta pentingnya empati dan dukungan antarpegawai dan diharapkan mampu berfokus pada dampak positif dengan memprioritaskan hal-hal yang dapat dikontrol.
Selain itu, ia menyampaikan makna bekerja berkembang dari tahap job sebagai pemenuhan kebutuhan ekonomi, meningkat menjadi career sebagai jabatan profesional, hingga mencapai calling, yaitu bekerja sebagai panggilan hidup yang memberikan kontribusi bagi masyarakat.
“Datanglah bekerja bukan hanya untuk menyelesaikan tugas, tapi datanglah bekerja untuk meninggalkan jejak kebaikan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bersama untuk meningkatkan kualitas ibadah selama Ramadan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan, integritas, dan profesionalisme tenaga kependidikan Unila. [Magang_Rina]



