(Unila): Universitas Lampung (Unila) mulai mengimplementasikan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP). Hal itu disampaikan Wakil Rektor Bidang PK-TIK Unila Prof. Mahatma Kufepaksi saat mewakili rektor membuka rapat serah terima RPJP di Rektorat lantai 2, Jumat (29/11/2019).

RPJP merupakan dokumen perencanaan pembangunan makro berisi visi, misi, dan arah pembangunan dalam jangka waktu tertentu. Dokumen RPJPD merupakan kesepakatan/komitmen kebijakan yang mengikat namun fleksibel dalam tahapan pelaksanaannya.

RPJPD menjadi tahap dasar bagi siapapun termasuk para calon pemimpin dalam membuat visi dan misi guna membangun suatu daerah.
“Tim RPJP telah memulai aksinya beberapa waktu lalu. Semua yang diharapkan akan kita upayakan di tahun 2025. Terima kasih kepada tim yang terlibat penyempurnaan RPJP,” ujar Mahatma.

Ia berharap, langkah awal ini menjadi salah satu acuan pelaksanaan pembangunan Universitas Lampung.

Penanggung jawab penyusunan RPJP 2020–2045 Prof. Bujang Rahman menjelaskan, hasil RPJP yang telah disusun terdiri dari 96 halaman dengan komposisi 4 bab meliputi cakupan rencana pembangunan tahun 2020 hingga 2045.

Bujang menguraikan, Unila tengah berjalan dengan mengacu pada ciri pembelajaran berbasis riset yang pada akhirnya akan menghasilkan banyak inovasi.
Sebagaimana tahapan RPJP, Unila pada 2030 secara resmi mulai beranjak menjadi research university dan 2039 menuju enterpreneur university.

Selain itu RPJP Unila mempunyai ciri khusus yakni adanya keterkaitan budaya Lampung sebagai salah satu komponen pendiri Unila dan aset bangsa sebagaimana budaya Lampung yang merupakan frame of preference.

Bujang juga menguraikan, pada 2030 Unila menargetkan Lampung menjadi model bagi daerah lain dan risetnya menjadi rujukan bagi daerah lain.

Melengkapi pernyataan Prof. Bujang, Ketua Penyusunan RPJP Prof. Cipta Ginting menambahkan, penyusunan RPJP dalam pelaksanaannya telah melibatkan banyak stakeholder. Tahap demi tahap telah mengalami banyak ekspose ke berbagai pihak dan revisi hingga finalisasi.

“Baik dari lokakarya internal maupun mengundang pihak luar telah dilakukan demi penyempurnaan,” ujarnya.

Selain ke depan akan fokus menjadi 10 terbaik di Indonesia, Unila diharapkan dapat berkontribusi nyata bagi masyarakat Lampung khususnya dan lebih luas lagi.

Di kesempatan yang sama Prof. Muhajir Utomo menyampaikan, RPJP yang dimiliki Unila sudah sangat baik karena memiliki pedoman berkelanjutan atau lebih dikenal dengan sustainability development.

Ia juga mengutarakan, rencana strategis yang diusung para rektor harus saling berkaitan satu sama lain dengan pimpinan sebelumnya sehingga ini lah yang menjadi ciri sustainability.

Penyerahan RPJP ini juga dihadiri para reviewer, dosen senior, tokoh Unila, dan senat Unila.[Riky_Humas]