(Unila): Tiga calon rektor (Carek) Universitas Lampung (Unila) telah ditetapkan usai jalani serangkaian agenda yang digelar panitia kerja (Panja) pemilihan Rektor Unila periode 2019-2023, Jumat (30/8/2019).

Penetapan diawali pemaparan visi misi dan program kerja oleh lima bakal calon rektor (Bacalrek) pada sidang senat terbuka di GSG Unila yang dihadiri utusan Kemenristekdikti, anggota senat, tenaga pendidik dan kependidikan, mahasiswa, serta tamu undangan. Pemaparan ini dimulai pada pukul 08.30 WIB hingga pukul 11.30 WIB.

Usai penyampaian visi misi, acara dilanjutkan dengan agenda sidang senat tertutup untuk penilaian dan penetapan tiga calrek di ruang sidang utama Rektorat Unila, pada pukul 13.30 WIB. Pada rapat inilah keluar tiga dari lima bacalrek. Tiga nama calon rektor akan dikirim ke Kemenristekdikti sebagai penentu calon rektor berdasarkan persentase yang telah ditentukan.

Ketua Senat Unila Prof. Heryandi menguraikan, kelima bacalrek Unila yang ikut serta pada periode ini di antaranya Prof. Dr. Karomani dari FISIP, Prof. Dr. Bujang Rahman dari FKIP, Prof. Muhammad Kamal dari Fakultas Pertanian, Prof. Satria Bangsawan dari FEB, dan Prof. Irwan Sukri Banuwa dari Fakultas Pertanian.

Ia menjelaskan, rapat tertutup itu dihadiri 47 dari 48 anggota Senat Unila. Adapun salah satu anggota senat, Dedy Hermawan, sedang melaksanakan ibadah haji sehingga tidak dapat menggunakan hak pilihnya.

Heryandi menyebutkan, dalam pemilihan putaran pertama Karomani memperoleh 14 suara, Bujang Rahman memperoleh 19 suara, Muhammad Kamal memperoleh 6 suara, Satria Bangsawan memperoleh 6 suara, dan Irwan Sukri Banuwa memperoleh 2 suara.

Usai menskors rapat, diputuskan untuk dilaksanakan pemungutan suara putaran kedua karena terdapat perolehan suara sama antara Prof. Muhammad Kamal dan Prof. Satria Bangsawan, yakni 6 suara.

“Karena Kemenristekdikti hanya menerima tiga nama, maka kita lakukan pemilihan putaran kedua untuk dua suara bacalrek yang sama,” ujar Heryandi usai skors.

Pada putaran kedua, anggota senat menjadi 46 orang dikarenakan ada salah satu anggota senat meminta izin untuk berobat ke Jakarta. Usai putaran dua, Kamal memperoleh 32 suara dan Satria 14 suara senat Unila.

Di kesempatan yang sama, Ketua Panja Pilrek Unila Prof. Wan Abbas Zakaria menjelaskan, setelah penetapan tiga carek tahapan berlanjut pada sosialisasi calon rektor yang akan digelar pada 2 hingga 6 September. “12 September akan dilaksanakan pemilihan rektor dalam rapat senat tertutup oleh senat bersama Menristekdikti,” terang Wan Abbas.[Riky_Humas]