Struktur Baru, BEM U Siap Wujudkan Visi Unila 2025

27503333_389638214829733_5621459592502786900_o
27503355_389638208163067_9013706917819764319_o
27625003_389638211496400_582780085609990585_o

(Unila): BEM U Universitas Lampung yang dipimpin Presiden Mahasiswa, Muhammad Fauzul Adzim (Fakultas Hukum 2014) melakukan kunjungan silaturahmi ke Rektorat Universitas Lampung, Selasa (06/02/18).

Kunjungan dihadiri perwakilan BEM yang terdiri dari, Presiden dan Wakil Presiden BEM, Sekretaris Kabinet, Menteri Luar Negeri, Menteri Sosial dan Masyarakat, serta Sekretaris Menteri Adkesma.

Adapun kunjungan ini merupakan salah satu langkah perkenalan Struktur BEM Universitas (BEM-U) dan Kabinet Baru, serta sharing persamaan persepsi mengenai langkah bersama membangun Kampus Hijau, sesuai dengan visinya pada tahun 2025 Unila Menjadi Perguruan Tinggi Sepuluh Terbaik di Indonesia.

Rombongan diterima Rektor Universitas Lampung Profesor Hasriadi Mat Akin di ruang kerjanya.

Dalam sambutan penerimaannya Rektor mengatakan, jalinan silaturahmi merupakan sebuah langkah positif memererat jaringan pengembangan di segala bidang, tidak terkecuali mahasiswa, kemajuan kreativitas, penalaran, dan keilmuan.

“Badan Eksekutif Mahasiswa juga bisa menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan softskill, pembelajaran, penalaran, serta minat bakat. Ide, pemikiran kreatif, dan orisinil mahasiswa dapat disalurkan secara positif dan konstruktif
pada lembaga kemahasiswaan ini,” pesan Hasriadi.

Selanjutnya, Hasriadi menambahkan, Unila kini tengah gencar melaksanakan pembangunan infrastruktur hingga sumber daya manusia, oleh karenanya butuh dukungan sepenuhnya dari mahasiswa selaku stake holder.

“Unila tanpa mahasiswa, maka ada yang kurang. Silakan kritisi apa-apa saja yang menjadi sumbatan, namun sampaikan lah dengan metode yang paling baik,” imbaunya.

Di kesempatan yang sama, Presiden Mahasiswa Muhammad Fauzul Adzim menjabarkan tiga program utama yang menjadi salah satu titik pergerakan yakni integritas, wirausaha, serta prestatif.

“Melalui poin-poin ini, kami bersama-sama telah menjalin komunikasi dengan berbagai instansi/lembaga guna mendukung visi Unila. Sementara ini, kami telah menjalin komunikasi dengan KPK pada program integritas, BNI, dan Muamalat pada program wirausaha, serta lembaga penelitian ilmiah dan kemahasiswaan pada program prestatif,” urai Fauzul.

Fauzul juga menyampaikan, BEM merupakan salah satu mitra strategis Rektorat dalam pembangunan Unila ke depan. “Akan ada program terkait diskusi mengenai pilkada, dan ini merupakan salah satu langkah netral BEM untuk merespons suasana politik yang kini sedang menjadi perbincangan,” tutup Fauzul.[Riky Fernando/Inay_Humas]