dsc_0396
Ketua Perwakilan BPKP Lampung Sally Salamah saat menyampaikan materi [manda-humas]

(Unila): Tingkatkan kompetensi pengawas, Sistem Pelatihan Internal (SPI) Universitas Lampung (Unila) menggelar workshop di ruang Sidang lantai IV Gedung Rektorat Unila, Selasa (27/9).

Pelatihan bertema “Peningkatan Kapasitas Sistem Pengendalian Internal Universitas Lampung Untuk Mewujudkan Transparansi dan Akuntabilitas Anggaran” ini diikuti sebanyak 65 peserta. Antara lain kabag, kasubag, dekan, wakil dekan II, kepala biro, ketua lembaga, kepala UPT, dan bagian keuangan di lingkungan Unila, serta para satuan pengawas dari Polinela dan Itera.

Menurut Ketua SPI Unila Dr. Heni Siswanto, workshop digelar dalam rangka mengsinkronisasi apa yang menjadi pokok tugas dan fungsi SPI itu sendiri sehingga dapat menata Unila lebih baik ke depan. Dalam mewujudkan keinginan itu, pihaknya menghadirkan dua pemateri yakni Ketua Perwakilan BPKP Lampung Sally Salamah dan Inspektur Wilayah I Inspektorat Kemenristek Dikti Mohammad Hardi.

dsc_0357
Inspektur Wilayah I Inspektorat Kemenristek Dikti Mohammad Hardi dan Wakil Rektor IV Unila Prof. Mahatma Kufepaksi

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama, Teknologi, Informasi, dan Komunikasi Prof. Mahatma Kufepaksi yang mewakili rektor membuka workshop mengatakan, selain meningkatkan kompetensi pengawas, pelatihan ini secara tidak langsung ditujukan untuk menciptakan aparatur bersih dan akuntabel.

Dirinya pun berharap, para peserta dengan mengikuti pelatihan ini dapat saling berbagi ilmu pengetahuan dan menambah wawasan sehingga mampu berkontribusi lebih bagi Unila yang saat ini tengah aktif melakukan pengembangan dan pembangunan.

Unila, lanjutnya, kini sedang menjajaki pengembangan kota baru yang akan di site untuk bidang teknik, juga kampus baru di Lampung Tengah untuk bidang pertanian, sementara kampus utama akan dikembangkan untuk ilmu sosial, sains, kedokteran, dan hukum.

“Kita juga sedang mempersiapkan membangun RSP. Artinya, pekerjaan rumah kita (Unila, red) ke depan semakin banyak dalam rangka menuju top ten university. Untuk menuju top ten itu perlu digawangi pengawasan yang lebih baik sehingga menciptakan aparatur bersih dan akuntabel,” ujarnya.[inay/rls-humas]

dsc_0360
Ketua Perwakilan BPKP Lampung Sally Salamahdan Wakil Rektor IV Unila Prof. Mahatma Kufepaksi

Bagikan konten ini :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •