(Unila): Satuan Pengendali Internal (SPI) Universitas Lampung (Unila) menggelar bimbingan teknis “Percepatan Penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan BPK RI Tahun 2018”, Selasa (23/4/2019).

Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan Rektorat lantai 4 ini dihadiri dekan FEB Unila, sejumlah wakil dekan, kepala biro, dan kepala bagian unit kerja di lingkungan kampus setempat.

Rektor Unila Prof. Hasriadi Mat Akin saat memberi sambutan mengatakan, seiring banyaknya hal yang harus diperhatikan saat menertibkan administrasi, Unila membentuk tim advokasi khusus untuk mengawal kebijakan. Hal itu untuk meminimalkan penyimpangan yang terjadi saat menjalankan proses administrasi.

Mantan Warek I Unila ini menerangkan, setidaknya Unila telah membangun 13 gedung dengan dana Rp14 miliar dari PNBP di tahun 2019. Selanjutnya dana  Rp600 miliar juga disiapkan untuk pembangunan Rumah Sakit Pendidikan, ditambah dana riset sebesar Rp25 miliar.

“Agar tertib administrasi terselenggara saat mengawal transformasi ini, saya berharap pengetahuan yang disampaikan melalui bimtek dapat menanggulangi potensi temuan dan rekomendasi yang muncul,” ujarnya.

Ketua SPI Dr. Heni Siswanto, S.H., M.H., menambahkan, kegiatan yang terselenggara ini dibagi dalam beberapa panel peserta. Penyelesaian permasalahan yang muncul diselesaikan berdasarkan asas kerahasiaan.

Heni menjelaskan, SPI sudah mendampingi unit kerja dalam temuan dan rekomendasi. “Harus ada produk progresif dari kebijakan setelah bimtek ini. Surat jawaban dan surat keterangan tanggung jawab mutlak masing-masing unit kerja,” tegasnya.

Narasumber pada kegiatan ini utusan dari Kemenristekdikti, Gana Hadisurya, SE. M.Ak. QIA yang menyampaikan materi “Finalisasi Tindak Lanjut Temuan dan Rekomendasi LHK BPK RI”.[Riky/Inay_Humas]