Sosialisasi Praimplementasi Remunerasi Unila 2015

UNIVERSITAS Lampung (Unila) sebagai institusi dengan Pola Pengelolaan Badan Layanan Umum (BLU) akan menerapkan remunerasi. Sebagai langkah awal penerapan remunerasi maka dilaksanakan sosialisasi pada Jumat (30/10) di ruang sidang lantai II gedung Rektorat.

Sosialisasi disampaikan kepada para wakil dekan Biro Umum dan Keuangan (BUK), para kepala biro, para kepala bagian BUK, para kesubbag keuangan BUK, para kasubbag bagian perencanaan BPHM, para kasubbag bagian kepegawaian BUK, petugas pengelola APB/bagian gaji di lingkungan Universitas Lampung.

Sosialisasi Praimplementasi Remunerasi pada BLU Unila Tahun 2015 ini menghadirkan narasumber dari Direktorat Pembinaan PK-BLU Kementerian Keuangan Republik Indonesia yang dalam hal ini diwakili oleh Bayu Andi Prasetyo.

Dalam paparannya, Bayu menjelaskan, penetapan remunerasi pada Badan Layanan Umum didasari oleh beberapa hal. Antara lain temuan BPK pada LK 2013 Kemenkes tentang pembayaran jasa layanan di BLU rumah sakit tidak memiliki paying hukum. Adanya kasus yang menjadikan pimpinan BLU sebagai tersangka yang berkaitan dengan penetapan berbagai tambahan penghasilan kepada pejabat/pegawainya yang tidak sesuai dengan PP 23 Tahun 2005.

Selanjutnya, Perpres Nomor 88 Tahun 2013 tentang Tunjangan Kinerja di lingkungan Kemendikbud Pasal 3 ayat (1) huruf f. Kemudian Undang-undang Nomor 5 Tahun 2015 tentang Aparatur Sipil Negara ASN terdiri dari PNS dan PPPK.

“Penetapan remunerasi juga didasari oleh PP No 23 Tahun 2005 mengenai BLU menjadi pioneer mewujudkan Anggaran Berbasis Kinerja yang mengaitkan antara realisasi anggaran dan capaian kinerja (KPI),” ujarnya.

Pihaknya berharap dengan ditetapkannya remunerasi, kinerja layanan pendidikan meningkat, kinerja pengelolaan keuangan meningkat dan akuntabel, PTN BLU dikelola lebih modern, serta menghasilkan mahasiswa dengan pengetahuan dan kompetensi yang tinggi.[*]