(Unila) : Universitas Lampung (Unila) berencana mendirikan Unila TV tahun ini, yang ditargetkan mengudara September mendatang. Pihak Kampus Hijau dalam waktu dekat akan menyusun tim teknis pendirian TV kampus. Demikian dikatakan Pembantu Rektor I Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Ir. Hasriadi, M.P., ketika ditemui Tim Web di ruang kerjanya, Senin (5/5).

Dikatakan Hasriadi, tim yang dibentuk nanti akan bertugas menyelenggarakan seluruh tahapan persiapan pendirian stasiun televisi kampus Unila. Semisal penyusunan hingga pengajuan proposal pada pihak-pihak yang terkait.

“Apa saja yang harus dikerjakan, nanti teknisnya dikerjakan langsung oleh tim yang sudah dibentuk itu. Kita akan ajukan proposal dan mengurus perizinannya. Saya kira hingga saat ini tidak ada hambatan berarti,” ujarnya.

Ia mengakui, pendirian televisi kampus tentu tidak mudah. Terlebih dengan adanya regulasi dan prosedur terkait pertelevisian yang harus diitaati Unila. Namun dirinya optimistis Unila siap merealisasikan berdirinya TV kampus tahun ini juga.

“Ini tentu itu tidak mudah dilakukan. Oleh karena itu, kita berjalan saja dulu secara bertahap sambil terus menyiapkan segala sesuatunya. Mungkin untuk tahap awal, kita menggunakan TV analog baru beralih ke TV digital. Memang saat ini eranya TV digital, tapi semua tergantung dari hasil evaluasi nanti,” kata dia.

Guru Besar Fakultas Pertanian Unila ini menargetkan TV kampus milik Unila sudah mengudara tahun ini juga. Bahkan dirinya menginginkan warga kampus sudah menikmati siaran televisi lokal pada tahun ajaran baru, September mendatang. Ia ingin TV kampus dapat mendukung pembelajaran dan menunjang pendidikan yang berbasis pada Tri Darma Perguruan Tinggi di Unila.

“Harapannya, itu segera terwujud dan bisa dirasakan oleh warga Unila secepatnya. Nantinya, operasional Unila TV akan ada di bawah koordinasi PR I. Dengan demikian komunikasi yang terjadi antarfakultas, rektorat, dan mahasiswa berjalan lancar,” tandasnya.

Ahmad Riza Faizal, S.Sos. IMDLL., selaku Koordinator Pengawasan dan Pembinaan Isi Siaran KPID Lampung menambahkan, peluang Unila memiliki TV kampus terbuka luas meskipun terkendala beberapa konsekuensi, seperti terbatas pada daerah jangkauan siaran yaitu 2,5 KM dengan daya pancar hanya 50 watt alokasi kanal.

“Terkait dengan regulasi yang ada saat ini, saya menyarankan Unila membentuk TV komunitas. Salah satu syaratnya minimal harus didukung oleh 250 calon anggota komunitas atau asosiasi. Dan itu dibuktikan dengan pembubuhan tanda tangan seluruh stakeholder terkait seperti dosen, mahasiswa, maupun alumni,” imbuhnya.

Menurut Ahmad, Unila sangat siap dari segi teknis karena sudah memiliki beberapa perlengkapan utama yang diperlukan. Mulai dari ketersediaan pemancar, alat-alat penyiaran, hingga studio. “Hanya yang perlu di-upgrade seperti kamera dan alat-alat kecil lainnya,” urainya.

“Terlebih jika ada rencana menggunakan teknologi penyiaran digital. Jika dilihat dari potensi, Lampung sangat potensial. Dapat dilihat dari banyak sekali kanal yang tidak terpakai. Kanal televisi di Lampung ini ada sekitar 60 unit tapi yang terpakai baru 20-an unit.” [] Inay

Bagikan konten ini :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •