a1 [by: Mamanda]

(Unila): Beberapa perwakilan senat Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengunjungi Universitas Lampung (Unila) dalam rangka memelajari penyusunan dan penerapan statuta pendidikan tinggi negeri (PTN), Senin (5/12).

Turut hadir dalam kegiatan itu, Rektor Unila Prof. Hasriadi Mat Akin, Ketua Senat UNY Prof. Zamzani, Sekretaris Senat UNY Prof. Marsigit, Ketua Senat Unila Prof. Patuan Raja, Sekretaris Senat Unila Dr. R. Hanung Ismono, beserta para ketua dan sekretaris komisi UNY dan Unila.

Ketua Senat UNY rof. Dr. Zamzani, M.Pd., dalam sambutannya mengatakan, pemilihan Unila dalam hal ini merupakan langkah tepat sebab statuta Kampus Hijau telah terbit dan memiliki pengalaman dalam implementasinya.

“Kami, UNY, statutanya masih dalam proses. Harapannya setelah statuta itu terbit kami dapat menggali pengalaman dari Unila dalam menerapkan statuta,” kata dia.

Terlebih lanjutnya, baik Unila maupun UNY memiliki banyak kesamaan di antaranya kini sama-sama berstatus Badan Layanan Umum (BLU) dan akan berkembang menjadi Badan Hukum Perguruan Tinggi Negeri (BHPTN).

Rektor Unila Prof. Hasriadi Mat Akin dalam sambutannya menjelaskan, Unila dengan statuta baru memang mengalami banyak perubahan, termasuk status dan komposisi senatnya. Di mana sebelumnya setiap guru besar otomatis anggota senat. Sekarang tidak lagi demikian melainkan ada perwakilan dosen-dosen biasa dari masing-masing fakultas.

Konteks lain, lanjut Hasriadi, kewenangan senat juga menjadi lebih sempit dan terbatas. Jika sebelumnya senat memiliki kewenangan pada soal-soal di luar akademik, mamun pada saat ini kewenangan senat hanya fokus pada persoalan-persoalan akademik.[Inay/Humas]

Bagikan konten ini :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •