(Unila): Senat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) resmi menetapkan nama-nama bakal calon Dekan FKIP untuk masa jabatan periode 2026-2030. Penetapan ini dilakukan dalam rapat pleno yang berlangsung di Ruang Sidang FKIP Unila, Senin, 13 April 2026.
Rapat pleno dibuka secara resmi oleh pimpinan rapat, Dr. Riyan Hidayatullah, M.Pd., tepat pada pukul 13.30 WIB. Agenda utama pertemuan ini adalah mendengarkan laporan hasil penjaringan yang telah dilakukan oleh Panitia Pemilihan Dekan (Pildek) FKIP Unila.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Pildek, Hermi Yanzi, S.Pd., M.Pd., memaparkan rangkaian tahapan yang telah dilalui. Proses diawali dengan sosialisasi intensif sejak tanggal 13 Maret hingga 7 April 2026. Selanjutnya, masa pendaftaran bagi para bakal calon dibuka pada 30 Maret dan resmi ditutup pada 8 April 2026 pukul 16.00 WIB.
“Seluruh proses pendaftaran dilakukan sesuai dengan prosedur dan jadwal yang telah ditetapkan. Panitia telah bekerja memastikan setiap tahap berjalan transparan dan akuntabel hingga pendaftaran ditutup secara resmi,” ujar Hermi Yanzi dalam laporannya.
Berdasarkan hasil verifikasi berkas dan penjaringan oleh panitia, terdapat empat nama tokoh akademisi yang resmi mendaftarkan diri dan ditetapkan sebagai Bakal Calon Dekan FKIP Unila Periode 2026-2030. Keempat nama tersebut adalah:
1. Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd.
2. Dr. Dedy Miswar, S.Si., M.Pd.
3. Dr. Rangga Firdaus, S.Kom., M.Kom.
4. Prof. Dr. Sugeng Sutiarso, M.Pd.
Pasca penetapan ini, Senat FKIP Unila dijadwalkan akan menggelar proses penyaringan (pemilihan tahap 1). Dalam tahap ini, senat akan menentukan tiga orang calon dekan terbaik yang selanjutnya akan diajukan kepada Rektor Unila.
Proses akhir akan melibatkan pemilihan bersama antara Senat FKIP dan Rektor Unila untuk menentukan siapa yang akan memimpin FKIP Unila selama empat tahun ke depan.
Rapat pleno penetapan bakal calon ini ditutup secara resmi oleh pimpinan rapat pada pukul 15.01 WIB. Civitas akademika FKIP Unila menaruh harapan besar agar proses pemilihan ini melahirkan pemimpin yang mampu membawa fakultas menuju pencapaian internasional dan peningkatan kualitas pendidikan di masa depan.


