Semnas Komunikasi Digital dan Penyuluhan Pembangunan Nasional

43753219_533204227139797_2884861891283255296_o
43551171_533204173806469_2093455403252711424_o
43519268_533203797139840_5673103631340011520_n
43746885_533203830473170_7585655557546049536_o

(Unila): Forum Komunikasi Pembangunan Indonesia (Forkapi) bekerja sama dengan Perhimpunan Ahli Penyuluh Pembangunan Indonesia (PAPPI) dan Universitas Lampung (Unila) adakan seminar nasional bertajuk “Sinergi Komunikasi Digital dan Penyuluhan dalam Pembangunan Nasional”. Kegiatan berlangsung di Hotel Emersia Bandarlampung, Rabu (10/10/2018).

Agenda yang dibuka oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Ir. Taufik Hidayat, S.Sos., M.M., MEG., mewakili Gubernur Provinsi Lampung ini diikuti 186 peserta. Terdiri dari akademisi, PPL, dan praktisi yang konsen dalam bidang komunikasi dan penyuluhan pertanian.

Seminar nasional ini bertujuan mendapatkan formulasi tentang pengembangan komunikasi digital dalam berbagai aspek penentu keberhasilan pembangunan nasional. Selain itu kegiatan yang mempresentasikan 78 makalah penelitian ini diadakan untuk menjalin silaturahmi antarpeneliti bidang sosial humaniora, khususnya yang berhubungan dengan komunikasi dan penyuluhan pertanian.

Pada lokakarya ini, panitia menghadirkan beberapa pembicara di antaranya Prof. Dr. Ir. Sumardjo, M.Si., selaku Ketua Umum Perhimpunan Ahli Penyuluhan Indonesia dan Guru Besar Ilmu Penyuluhan Pembangunan Fakultas Ekologi Manusia IPB; Prof. Dr. Ir. H. Hafied Cangara, M.Sc., selaku Pakar Komunikasi Pembangunan dan Guru Besar Komunikasi Pembangunan Universitas Nasanudin; Prof. Dr. Ir. Ali Ibrahim, M.S., selaku Guru Besar Ekonomi Pembangunan Pertanian Unila; Ir. Achmad Chrisna Putra, M.E.P., sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Lampung, serta Azwar selaku praktisi penggunaan media komunikasi dari Radar Lampung.

Rencananya, panitia juga menghadirkan Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., sebagai pemateri, namun pada kesempatan itu berhalangan hadir.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unila Prof. Bujang Rahman yang hadir mewakili Rektor Unila saat menyampaikan sambutannya mengatakan, perkembangan teknologi sudah menjadi bagian integral dari kehidupan manusia. Teknologi sudah menyatu dengan kehidupan manusia.

Terkait dengan penyuluhan pembangunan, kata dia, mungkin perlu ada sebuah pemikiran tentang pergeseran paradigma peran penyuluhan pembangunan industri. “Kalau dulu mungkin banyak transfer knowledge, transfer skill kepada petani tapi dengan perkembangan teknologi sekarang ini mungkin harus melakukan transfer of technology,” ujarnya.

Ir. Taufik mewakili Guburnur Lampung pada sambutannya menyampaikan, pemerintahan Provinsi Lampung semakin kompleks sehingga menuntut peningkatan kualitas dan kuantitas kemampuan individu serta sumber daya manusia pada masing-masing instansi secara profesional. Baik dalam mengolah, mengirim, atau memperoleh informsi secara efektif dan efisien termasuk mendistribusikan informasi kepada publik.

“Saya berharap tercipta pertukaran informasi sekaligus bersama-sama mengembangkan komunikasi digital dalam berbagai aspek menentukan keberhasilan pembangunan nasional, khususnya provinsi Lampung,” ujarnya.

Dr. Ir. Dame Trully Gultom, M.Si., selaku ketua pelaksana menambahkan, TIK sebagai salah satu fokus utama pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Keberadaan TIK pada masa kini sudah merupakan suatu kebutuhan pokok bagi manusia modern dalam menghadapi berbagai tantangan.

Di masa yang akan datang, informasi akan makin meningkat melalui jaringan internet yang bersifat global. Oleh sebab itu para pakar komunikasi dan penyuluhan perlu berusaha memaksimalkan penggunaan komunikasi digital untuk memperkuat pembangunan nasional.[Penda_Humas]