(Unila): Pelaksanaan Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 di Universitas Lampung (Unila) turut diwarnai emangat para peserta penyandang disabilitas yang mengikuti ujian dengan penuh tekad.
Salah satunya adalah Achmad Syaifullah Adyatma, yang akrab disapa Adit, peserta tunarungu asal SLBN PKK Provinsi Lampung. Ia mengikuti ujian di UPA TIK Unila, tepatnya di Ruang 103 lantai satu.
Dalam prosesnya, Adit sempat merasakan ketegangan dan kekhawatiran terhadap soal serta keterbatasan waktu. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk tetap fokus dan berusaha menyelesaikan ujian dengan maksimal.
Selama pelaksanaan ujian, Adit menilai fasilitas yang disediakan Unila sudah memadai dan mampu mendukung kenyamanan peserta. Ruang ujian yang tertata dengan baik turut membantu peserta untuk tetap berkonsentrasi dalam mengerjakan soal.
“Fasilitasnya cukup lengkap dan nyaman. Ini sangat membantu, apalagi bagi peserta yang baru pertama kali mengikuti UTBK,” ujarnya saat diwawancara Rabu, 22 April 2026.
Selain fasilitas, peran panitia juga dirasakan sangat membantu. Adit melihat panitia bekerja secara profesional, ramah, dan sigap dalam memastikan seluruh rangkaian ujian berjalan dengan tertib dan lancar.
“Panitianya ramah dan membantu, tapi tetap tegas demi menjaga keadilan ujian,” tambahnya.
Selain Adit, peserta penyandang tunadaksa juga turut mengikuti UTBK di lokasi yang sama dengan semangat yang tidak kalah besar. Kehadiran mereka menjadi cerminan bahwa keterbatasan tidak menghalangi tekad untuk terus melangkah maju.
Melalui pelaksanaan UTBK SNBT ini, Unila terus berkomitmen menghadirkan layanan yang inklusif dan ramah bagi seluruh peserta. Diharapkan, semangat para peserta dapat menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus berjuang dan tidak menyerah dalam meraih cita-cita. [Magang_Yuki Azzahra]


