Rektor Unila-UBL Tandatangani Nota Kesepahaman

26758599_382244875569067_4759203112866019685_o
26841172_382244965569058_2652703165346267357_o
26850042_382244972235724_256425672687528799_o
26850092_382244882235733_3429944239242358693_o
26961617_382245082235713_1442826628295091993_o

POSISI Perguruan Tinggi pada capaian pendidikan berperan penting memengaruhi pola perubahan di masyarakat. Selain membangun basis pengembangan keilmuan relevan dengan kebutuhan masyarakat, Perguruan Tinggi dapat mengembangkan model pembangunan berbasis keilmuan disertai sumberdaya lokal dalam kerangka sistem nilai budaya bangsa.

Untuk mencapai hal tersebut, Perguruan Tinggi di Provinsi Lampung yakni Universitas Lampung (Unila) dan Universitas Bandar Lampung (UBL) mulai menjajaki kerja sama diawali Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja sama, di ruang sidang Rektorat Unila Lantai II, Kamis (18/01/2018).

Penandatanganan dilakukan Rektor Universitas Lampung Prof. Hasriadi Mat Akin dan Rektor Universitas Bandar Lampung Dr. Ir. M. Yusuf. S. Barusman, M.B.A. Kerja sama meliputi pendidikan, sumberdaya manusia, dan mutu.

Dalam sambutannya Hasriadi menjelaskan, perguruan tinggi harus terus melakukan inovasi untuk menghadapi Era Industri Jilid 4 yang ditandai teknologi informasi, sistem digital, dan otomatisasi robotik. Perguruan Tinggi negeri maupun swasta harus bersama-sama menghadapi tantangan itu.

Berkaitan hal tersebut, Unila selama 15 tahun terakhir secara konsisten terus memerbaiki kualitas mutu hingga akhirnya mengantongi akreditasi A. Unila ingin Bandarlampung menjadi daerah tujuan pendidikan. Untuk mewujudkannya, Kampus Hijau berkeinginan membina Perguruan Tinggi lain khususnya yang ada di Provinsi Lampung sehingga memiliki mindset yang sama, membangun mutu pendidikan di Sai Bumi Ruwa Jurai.

Di kesempatan yang sama M. Yusuf. S. Barusman mengatakan, kegiatan ini ditujukan untuk mengembangkan kerja sama peningkatan mutu perguruan tinggi UBL. Salah satunya dengan melaksanakan program pembinaan oleh Universitas Lampung. Pihaknya berharap, kolaborasi ini dapat saling mendukung meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di Lampung.
Unila, lanjutnya, sudah memberi training penjaminan mutu untuk 25 kader di level fakultas dan program studi UBL. Kerja sama ini juga dilakukan untuk menghadapi dinamika pendidikan tinggi.

“Hal ini juga memberi kepastian penjaminan mutu kepada masyarakat. Tentunya adalah deklarasi kepada khalayak bahwa Perguruan Tinggi di Lampung juga bermutu, tidak kalah dengan Perguruan Tinggi yang ada di Jawa.”[Riki_Dwi/Inay_Humas]