(Unila): Untuk mempercepat penuntasan renovasi Masjid Al Wasi’i, Rektor Universitas Lampung (Unila) Prof. Karomani akan mengakomodasi swadana dari berbagai pihak, baik internal maupun eksternal.

Selain mengoptimalkan donatur reguler seperti dosen, karyawan, dan mahasiswa, Karomani akan melakukan roadshow ke pihak stakeholder, alumni, serta pejabat daerah bahkan nasional sebagai wujud keseriusannya menyelesaikan pembangunan masjid.

Optimisme itu Karomani sampaikan saat memimpin rapat koordinasi dengan panitia renovasi masjid Al Wasii di ruang sidang lantai 2 Rektorat, Rabu (22/01/2020).

Karomani berkeyakinan mendapatkan sejumlah sumber donasi. Bahkan mantan wakil rektor bidang kemahasiswaan dan alumni ini menargetkan renovasi masjid diperluas lagi dengan menambah daya tampung, kantong parkir, dan kebermanfaatan ruang-ruang di basement.

Selain akan digunakan sebagai media pertemuan, renovasi desain yang menyeluruh diharapkan mampu menjadikan Masjid Al Wasii menjadi salah satu simbol atau ciri khas Universitas Lampung.

“Saya bermimpi kelak Unila bisa menyediakan kendaraan untuk mengangkut jamaah salat di masjid. Dengan daya tampung yang besar, mahasiswa baru nanti tidak perlu lagi solat di lapangan,” harapnya.

Di sisi lain Karomani juga mengungkapkan perlunya pengawasan terhadap transparansi keuangan selama proses renovasi. Hal itu ditujukan agar ada keterbukaan keuangan dan rasa memiliki bersama.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan yang juga selaku Ketua Renovasi Masjid Al Wasi’i Dr. dr. Asep Sukohar menanggapi, timnya akan fokus pada penyelesaian masjid sesuai master plan renovasi. Penghimpunan dana juga akan melibatkan seluruh sivitas akademika Unila dan berbagai pihak, termasuk jejaring yang dimiliki pimpinan. [Humas]

Bagikan konten ini :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •