Rektor Bacakan Pidato Menpora Pada HSP ke-89

22861367_349897542137134_4254981216764878836_o
22886215_349897702137118_7919896386260506014_n
22904936_349897972137091_216437577361747851_o
23004557_349897525470469_1653970905866662040_o
23004614_349897675470454_7516628498771645350_o
23004669_349897955470426_6434947133770890388_o

HARI Sumpah Pemuda diperingati pada 28 Oktober setiap tahunnya. Tahun 2017 ini merupakan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan Universitas Lampung (Unila) dalam rangka memeringati Hari Sumpah Pemuda yakni upacara bendera.

Pada kesempatan itu Rektor Universitas Lampung Prof. Hasriadi Mat Akin menjadi pembina upacara dan membacakan teks sambutan Menteri Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia Imam Nahrawi.

Usai membacakan pidato Menpora, Rektor menyerahkan SK Guru Besar kepada Prof. Drs. Mustofa, M.A., Ph.D., sebagai Guru Besar ke-63 Universitas Lampung.

Berikut teks sambutan Menpora dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89.

Para Pemuda Indonesia dan Hadirin sekalian yang kami hormati…

Delapan Puluh Sembilan tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 28 Oktober 1928, sebanyak 71 pemuda dari seluruh penjuru tanah air, berkumpul di sebuah gedung di Jalan Kramat Raya, daerah Kwitang Jakarta. Mereka mengikrarkan diri sebagai satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa yaitu Indonesia. Sungguh, sebuah ikrar yang sangat monumental bagi perjalnaan sejaran bangsa Indonesia. Ikrar ini nantinya, 17 tahun kemudian melahirkan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, tanggal 17 Agustus 1945.

Sumpah pemuda dibacakan di arena kongres Pemuda ke-2, dihadiri oleh pemuda lintas suku, agama dan daerah. Jika kita membaca dokumen sejarah Kongres Pemuda ke-2, kita akan menemukan daftar panitia dan peserta kongres yang berasal dari pulau-pulau terjauh Indonesia. Secara imaginatif sulit rasanya membayangkan mereka dapat bertemu dengan mudah.

Dari belahan barat Indonesia, teradat nama Mohammad Yamin. Seorang pemuda kelahiran Sawah Lunto Sumatera Barat yang mewakili organisasi pemuda Sumatera, Jong Sumatranen Bond. Dari belahan Timur Indonesia, kita menemukan pemuda bernama JOhannes Leimena, kelahiran kota Ambon Maluku, mewakili organisasi pemuda Jong Ambon. Ada juga Katjasungkana dari Madura, ada juga Cornelis Lefran Senduk, mewakili Organisasi pemuda Sulawesi, Jong Celebes.

Naskah pidato Menpora selanjutnya dapat dilihat melalui link di bawah ini:

http://www.websitependidikan.com/2017/10/naskah-teks-pidato-sambutan-menpora-pada-peringatan-hari-sumpah-pemuda-hsp-ke-89-tahun-2017.html

[Inay_Humas]