Pilih Jurusan Kuliah Sesuai Kemampuan

(Unila): Penerimaan mahasiswa untuk perguruan tinggi negeri dari jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi negeri (SNMPTN) telah usai. Saat ini jalur yang sedang dibuka yakni Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan mandiri.

Wakil Rektor Universitas Lampung (Unila) Bidang Akademik Bujang Rahman mengatakan, dalam memilih program studi (prodi) atau jurusan itu harus sesuai dengan kemampuan akademik saat di bangku sekolah. Sebab jika tidak memiliki kemampuan secara akademik maka akan kesulitan dalam mengikuti semua kegiatan belajar mengajar di perkuliahan. Misalnya, calon mahasiswa itu sukanya dengan mata pelajaran biologi serta mempunyai kemampuan mengajar. Maka saat di bangku kuliah pilihkan prodi pendidikan biologi.

“Jadi nantinya secara linier kemampuan akademiknya bisa tersalurkan dengan baik, dan akan bermanfaat ilmu yang dipelajari. Pasti calon mahasiswa itu dapat dipastikan tidak akan salah jurusan,“ kata Wakil Rektor Unila Bidang Akademik Bujang Rahman saat ditemui Tribun Lampung, Selasa (25/4/2017) lalu.

Ia berharap, orang tua tidak mengintervensi anaknya dalam memilih jurusan. Sebab, saat ini banyak kejadian mahasiswa salah jurusan itu karena dipaksa orang tuanya.

“Jadi diharapkan orangtua juga menghindari sifat protekif (memaksa). Lebih baik memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada anak untuk memilih prodi yang disukai,” ujarnya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan Rochmiyati, pengamat pendidikan FKIP Unila. Diterangkan dia bahwa melihat rekam jejak semasa duduk di bangku sekolah itu sangat dibutuhkan untuk keberlangsungan anak mengenyam pendidikan tinggi.
Selain itu dalam memilih jurusan tidak ikut-ikutan orang lain karena yang diketahui sekarang ini kebanyakan mahasiswa yang drop out itu karena ikut kawan tanpa melihat kemampuannya. Karena itu, siswa selain berkonsultasi dengan orang tuanya juga bisa berdiskusi dengan guru atau wali kelas. “Dengan berkonsultasi itu bisa ada masukan yang berguna dalam menentukan prodi. Selain itu bisa juga dilihat tren pekerjaan. Jika banyak peminatnya, maka cari jurusan yang lain,” kata dia.

Sebab, jika ada banyak peminat di suatu jurusan maka saingan dalam dunia kerja juga banyak, jadi calon mahasiswa harus mengambil keputusan dengan banyak pertimbangan.

“Orang sukses merupakan orang yang tahu impiannya dan juga tahu bagaimana mewujudkannya. Begitu juga siswa yang akan memilih jurusan di perguruan tinggi harus mengerti apa yang menjadi keinginannya di masa depan dan tahu jurusan yang benar. Banyak mahasiswa yang berprestasi tetapi gagal menyelesaikan studinya. Hal ini disebabkan dari awal mereka hanya menuruti keinginan orang tua atau teman. Tujuan kuliah sebenarnya adalah untuk menggapai masa depan gemilang yang sesuai dengan impian dan cita-citany,” kata dia.[TribunLampung_Inay/Humas]