PSA-FISIP Gelar Pekan Semarak ASEAN 2017

LAMPUNG sebagai bagian dari Indonesia, memiliki beberapa isu strategis dan krusial terkait ASEAN. Beberapa di antaranya menyangkut pertama, posisi geografis Lampung yang dekat dengan Selat Malaka serta menjadi jalur penghubung antara Jawa dan Sumatra.

Kedua, Lampung kaya dengan sumberdaya alam (pertanian, perkebunan, dan perikanan) juga potensi ekonomi kreatif (pariwisata, kuliner, kerajinan tradisional, dan bisnis). Ketiga, dinamika budaya dalam masyarakat Lampung yang istimewa. Dengan demikian, merupakan suatu keharusan masyarakat Lampung terlibat dalam terwujudnya Masyarakat ASEAN (MEA).

Dalam rangka menyambut peringatan ASEAN ke-50, maka PSA FISIP Universitas Lampung mengadakan rangkaian acara PEKAN SEMARAK ASEAN 2017. Pekan Semarak ASEAN yang dihela selama dua hari ditujukan untuk sivitas akademika Universitas Lampung dan para pihak terkait.

Adapun rangkaian kegiatan di antaranya Seminar Mewujudkan Masyarakat ASEAN 2025 dengan Penguatan Potensi Daerah diselenggarakan pada Kamis, 27 April 2017, pukul 08.00-12.00 WIB, bertempat di Gedung D, Ruang 3.1., FISIP Universitas Lampung.

Narasumber adalah Sekretaris Direktorat Jendral Kerja Sama ASEAN, Ashariyadi dan dosen Hubungan Internasional FISIP Universitas Lampung Gita Paramita Djausal. Dimoderatori oleh Ketua Pusat Studi ASEAN, Intan Fitri Meutia, Ph. D.

Bursa ASEAN merupakan area interaktif yang menyediakan 25 booth stand di lingkungan FISIP Universitas Lampung selama 2 hari. Dalam bursa tersebut, direncanakan acara Dialog Interaktif Masyarakat ASEAN dan Media Sosial. Narasumber adalah Indra Pradya dan Yoga Pratama sebagai blogger, pengguna sosial media yang mempromosikan Lampung. Materi yang disampaikan terkait penggunaan/pemanfaatan/nilai tambah dari penggunaan sosial media sebagai penguatan masyarakat ASEAN.

Harapannya, dengan kegiatan ini akan membangun pemahaman yang tepat atas perwujudan Masyarakat ASEAN 2025 dan peningkatan keterlibatan Provinsi Lampung dalam pembangunan dan kepentingan nasional, khususnya dalam ASEAN.[rilis_FISIP]

Editor                : Inay_Humas