(Unila): Universitas Lampung (Unila) tengah membuat sistem untuk mendokumentasikan sejumlah data dan capaian fakultas di bidang kemahasiswaan melalui laman http://kemahasiswaan.unila.ac.id/simkatmawa/login.php.

Usai menyosialisasikannya ke beberapa fakultas, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unila Prof. Dr. Yulianto, M.S., memperkenalkan Sistem Informasi Manajemen Pemeringkatan Kemahasiswaan (Simkatmawa) itu ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Selasa (25/2/2020).

Kegiatan turut dihadiri tim kerja wakil rektor bidang kemahasiswaan dan alumni, dekan, para wakil dekan, para ketua jurusan, kepala bagian, serta para kasubbag yang ada di lingkungan FISIP.

Sosialisasi dilakukan dalam rangka menyinergikan kegiatan kemahasiswaan dan menyamakan persepsi guna mengoptimalkan prestasi kemahasiswaan di sejumlah program studi (prodi) yang ada di lingkungan FISIP.

Pada kegiatan tersebut, Prof. Yulianto juga membahas poin-poin prestasi apa saja yang bisa diinput ke dalam sistem. Secara teknis, hal itu dilakukan para operator yang ditugasi masing-masing fakultas sehingga mereka dapat menginput seluruh prestasi kemahasiswaan di wilayah kerjanya.

Selain menginput, tim di setiap fakultas harus memetakan kegiatan kemahasiswaan mulai dari minat bakat, penelitian, hingga pengabdian yang diikuti mahasiswa. Seluruh kegiatan harus dipetakan sehingga mampu mengidentifikasi keunggulan kegiatan kemahasiswaan di setiap prodi. Misalnya di bidang lomba tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

Dari seluruh data yang terunggah pada sistem tersebut akan terlihat fakultas mana yang memiliki kegiatan kemahasiswaan terbaik. “Misalnya kegiatan mahasiswa hubungan internasional, ada kegiatan-kegiatan international yang tidak terekam pada Simkatmawa. Padahal itu punya poin besar. Contoh lain, mahasiswa yang dapat beasiswa non-APBN juga masuk poin di Simkatmawa,” ujar Yulianto.

Dirinya berharap, adanya sinergi antarfakultas dan universitas sehingga kegiatan kemahasiswaan dapat terdokumentasi optimal di aplikasi Simkatmawa.

Sebagai motivasi di bidang kemahasiswaan, Prof. Yulianto juga menyampaikan, pemberian penghargaan kepada mahasiswa akan kembali digulirkan. Sebelumnya kegiatan itu sempat terhenti pada tahun 2019 karena Peraturan Rektor Nomor 3 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pemberian Penghargaan dan Sanksi kepada Mahasiswa Unila dicabut oleh mahasiswa. [Humas/Penda]