Mutasi Bentuk Pegawai Yang Paripurna

REKTOR Universitas Lampung Prof. Hasriadi Mat Akin melantik dan mengambil sumpah 28 pejabat baru di ruang pelantikan Gedung Rektorat Unila, Senin (17/10) siang. Penyegaran organisasi ini dilaksanakan untuk menciptakan pegawai yang paripurna.

Dalam sambutannya mantan Wakil Rektor Bidang Akademik Unila ini mengatakan, mutasi dan promosi merupakan sebuah gambaran dinamika organisasi, juga dalam rangka membentuk pegawai yang paripurna.

Karena fungsi pelayanan yang dipegang pegawai itu, lanjut Hasriadi, mutasi menjadi salah satu cara membentuk pegawai yang paripurna. Modernisasi organisasi perlu diperhatikan guna mencapai visi Unila menuju top ten university.

Ia mengibaratkan, instansi yang ia pimpin saat ini adalah sebuah mesin besar yang terdiri dari baut besar dan kecil, di mana secara keseluruhan sama penting. Pada unsur terkecil akan merusak sistem jika tidak diperhatikan.

Selaku Rektor ia mengungkapkan, tidak ada jabatan anak tiri dan anak kandung. Namun bagaimana jajarannya bisa maju secara kolektif untuk menciptakan iklim akademik. Hal itu mengingat perubahan-perubahan yang terjadi secara pesat di luar kampus, khususnya teknologi, informasi, dan komunikasi.

Unila harus punya kompetensi, dan itu mutlak dilakukan jika kampus ini tidak ingin jadi musium. Hasriadi bertekad untuk membangun pegawai paripurna yang profesional di mana pun tempatnya. Hal ini juga dilakukan untuk mengusahakan pelaksanaan prinsip orang tepat pada tempat yang tepat.

“Kita ingin menempatkan the right man in the right place. Mutasi ini demi organisasi dan pejabat yang bersangkutan. Jadi jangan anggap bahwa mutasi adalah hukuman. Mindset saya, bagaimana membangun pegawai yang paripurna. Oleh karena itu di mana pun saudara dimutasi tunjukkan prestasi di tempat baru,” tegasnya.[inay/humas]