Mahasiswa KKN Unila 2018 Helat Festival Budaya di Lamtim

28162300_398606260599595_2549807177301589692_o
28235447_398605923932962_8856035872432299154_o
28336074_398606093932945_3393816737292979363_o
28336632_398606007266287_5341596130508371195_o
28337284_398606153932939_4383502099048987113_o
28616575_398606320599589_4766227726448362514_o

(Unila): Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode I Tahun Ajaran 2018 Universitas Lampung menyelenggarakan Festival Budaya dan Pameran Produk Unggulan Potensi Destinasi Wisata di Lapangan Merdeka, Desa Brajasakti, Kecamatan Wayjepara, Senin (26/02/2018).

Hadir pada gelaran tersebut Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P.; Wakil Rektor Bidang PK-TIK Prof. Mahatma Kufepaksi M.Sc.; Ketua Lembaga Penelitian Masyarakat Ir. Warsono, Ph.D.; beserta segenap jajaran dekan di lingkungan fakultas Unila.

Kehadiran rombongan dari Unila disambut Plt. Bupati Lampung Timur Zaiful Bokhari didampingi Sekretaris Daerah Syahrudin Putera beserta jajarannya.

Dalam sambutan yang disampaikan Zaiful Bokhari mengatakan, festival budaya yang dilaksanakan hari itu adalah suatu gagasan yang terlaksana berkat kerja sama mahasiswa KKN Unila, pemerintah kabupaten Lampung Timur, dan masyarakat setempat.

“Tahun ini dari segi jumlah meningkat dari sebelumnya 22 festival kini menjadi 103 festival. Ini semua dilaksanakan dalam rangka memperkenalkan produk-produk wisata Kabupaten Lampung Timur, dan juga meningkatkan indeks pendapatan masyarakat Lmapung Timur,” pungkas Zaiful.

Ia menambahkan, kegiatan yang diselenggarakan di festival budaya ini dilaksanakan secara bergotong royong, mulai perancangan hingga pelaksanaan. Ia berharap festival-festival yang diselenggarakan mampu mengenalkan Lampung Timur di tingkat nasional maupun internasional.

Di kesempatan yang sama Rektor Unila Prof. Hasriadi Mat Akin menyampaikan, KKN merupakan suatu proses yang harus diikuti oleh mahasiswa dalam rangka persiapan menjadi pemimpin dan perwaris di masa yang akan datang.
Hasriadi menjelaskan, KKN dicirikan pada berbagai disipiln ilmu yang bekerja bersama masyarakat, untuk menyelesaikan masalah yang ada di desa-desa.

“Kelak apabila mahasiswa ini lulus dari perguruan tinggi, dan bekerja menjadi pemimpin, mereka akan tahu apa yang sebenarnya terjadi di desa. Hampir 70 persen mahasiswa Unila berasal dari kota. Sehingga perlu pengalaman selama KKN agar dapat membangun kompetensi kepemimpinan pada mahasiswa dan berdaya guna,” papar Hasriadi.

Hasriadi juga menegaskan bahwa menjadi seorang pemimpin yang baik salah satunya dihasilkan dari proses hidup bermasyarakat, serta melekat pada potret bermasyarakat berikut dinamikanya.

Di akhir acara, Zaiful Bokhari berpesan, apabila nanti program KKN ini telah selesai, Kabupaten Lampung Timur siap berkolaborasi pada program KKN kebangsaan yang rencananya akan dilaksanakan pada Agustus mendatang.

“Jajaran pemerintah berserta masyarakat Lampung Timur siap bersama-sama menunggu pelaksanaan KKN tersebut dan silakan selalu berkunjung ke Lamtim, karena di sini ada banyak sekali wisata yang dapat dinikmati,” ajak Zaiful.[Riky Fernando/Inay_Humas]