UNIVERSITAS Lampung didapuk menjadi tuan rumah program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan dan KKN Bersama Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Wilayah Barat tahun 2018. Sekitar 600-an mahasiswa KKN siap mengabdi untuk Sai Bumi Ruwa Jurai mulai Juli mendatang.

Ketua Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata (BP-KKN) Unila Dr. Sri Waluyo mengatakan, empat kabupaten yang diunggulkan sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan KKN Kabupaten antara lain Pesawaran, Pringsewu, Tulangbawang Barat, dan Lampung Timur.

“KKN Periode I di empat tempat ini merupakan ajang pemanasan guna menilai kelayakannya sebagai lokasi penyelenggaraan program KKN Bersama dan KKN Kebangsaan,” ujarnya ketika ditemui di ruang kerjanya, Senin (29/01/2018).

Menurut Waluyo, terpilihnya Kampus Hijau sebagai tuan rumah pelaksana even nasional ini karena telah memenuhi syarat di antaranya menjadikan KKN sebagai mata kuliah wajib dan bekerja sama dengan pemerintah setempat dalam menjalankan kegiatan KKN Kebangsaan.

Selain menjadi tantangan untuk Unila saat mengemban even nasional, momentum ini menjadi kesempatan baik bagi Unila memperlihatkan diri sebagai perguruan tinggi unggul yang memiliki banyak potensi. Sekaligus mewujudkan visi Unila, menjadi 10 perguruan tinggi terbaik di Indonesia pada tahun 2025.

Setiap perguruan tinggi yang hendak mengirimkan utusan, memiliki kuota sejumlah 5 sampai 7 mahasiswa. Kuota tersebut, kata Waluyo, dapat diisi keseluruhan maupun sebagian. Kuota peserta yang tidak dipakai di satu PTN dapat dialihkan ke PTN lain yang menginginkan kuota lebih.

Dalam menilai peserta KKN, pihak BP-KKN Unila memiliki kriteria khusus. Di antaranya mahasiswa tersebut memiliki IPK tertinggi, berlatar belakang aktivis kampus, memunyai keterampilan kesenian untuk ditampilkan dalam kegiatan KKN, serta memiliki jasmani dan mental sehat.

Waluyo menambahkan, KKN Kebangsaan dan KKN Bersama PTN Wilayah Barat tahun 2018 merupakan ajang mempererat persaudaraan dan membina kebersamaan. Oleh karena itu delegasi dari masing-masing perguruan tinggi diharapakan mampu memelajari hal-hal yang unggul dari perguruan tinggi lain.

KKN ini pun betujuan nenanamkan nilai kebangsaan dan nasionalisme di tengah kebhinekaan Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan etnis. Dengan demikian mahasiswa KKN diharapkan menjadi agen persatuan dan kesatuan bangsa.[Hisna Cahaya/Inay_Humas]