Mahasiswi FEB Wakili Lampung di Kancah Nasional

 

MAHASISWI Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung, Feriska Anggrelita, tahun ini terpilih sebagai finalis Puteri Indonesia perwakilan Lampung di ajang pemilihan Puteri Indonesia yang digelar Jumat (31/3), di Jakarta. Mahasiswi Jurusan Manajemen tersebut berhasil lolos sebagai Puteri Indonesia Lampung setelah sebelumnya berhasil menjadi juara I Muli Bandarlampung 2016 dan Muli Provinsi lampung di tahun yang sama.

Feriska mengaku banyak melakukan persiapan untuk mengikuti ajang tersebut. Seperti menyiapkan mental, terus belajar pengembangan kepribadian, maupun mengasah wawasan dan pengetahuan umumnya. “Untuk memerkaya pengetahuan saya banyak membaca maupun mengikuti perkembangan informasi saat ini,” ujar mahasiswi angkatan 2014 itu.

Selain itu, persiapan lain yang tidak kalah penting adalah memerdalam pengetahuan seputar kebudayaan Lampung. Ia memelajari kebudayaan, mulai dari pakaian adat, tradisi yang menjadi kebiasaan masyarakat Lampung, hingga kemampuan berbahasa daerah.

Hal tersebut, menurut Feriska, penting karena dalam ajang tersebut dia akan memerkenalkan provinsi berjuluk Sai Bumi Ruwa Jurai kepada masyarakat Indonesia. Feriska juga mengaku bersyukur mendapat dukungan dari berbagai pihak, tidak hanya dari Pemerintah Provinsi Lampung, juga FEB Unila, sebagai tempanya menimba ilmu juga turut aktif mendukung sekaligus mengapresiasi prestasi yang diraih.

Feriska juga menyebut mendapatkan banyak pengembangan diri di kampusnya itu. “Kami diajarkan bagaimana caranya public speaking yang baik, bagaimana bersikap ramah dan selalu tersenyum, itu ternyata memberikan dampak yang positif ketika saya terpilih mewakili Lampung di tingkat nasional,” ujar dia.

Menurut Feriska, menjadi finalis Puteri Indonesia yang mewakili Provinsi Lampung tentu saja memiliki pengalaman dan tantangan tersendiri. Namun, hal itu menjadi sebuah motivasi untuk mengharumkan nama tanah kelahiran di kancah nasional maupun internasional.[alf/iny-humas]

Unila di media, sumber: lampungpost, 31 Maret 2017