(Unila): Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lampung (Unila) selenggarakan Workshop International di Ruang Sidang LPPM, Selasa (21/5/2019).

Workshop bertajuk “The Impact of The Sustainability Standars on Smallholders Coffee Farmers in Lampung dan Sumsel” ini dibuka oleh Ketua LPPM Warsono, Ph.D. Kegiatan dihadiri para dosen senior baik dalam dan luar Universitas Lampung.

Menurut Warsono, workshop ini sangat penting bagi Unila, terutama untuk memajukan riset di bidang tersebut.

Selain itu, kolaborasi riset dibangun dengan menggandeng University of Sidney yang juga menjadi keynote speaker pada workshop ini.

Salah satu pembicara inti Yulia Rahma Fitriana, Ph.D., mengatakan, dalam penelitian yang ia lakukan, penggunaan lahan hutan oleh sektor swasta menjadi salah satu permasalahan utama yang ditemui.

Ia menemukan banyak spesies hewan yang mulai berbagi lahan dengan habitat tempat tinggal masyarakat. Pada wilayah yang berdekatan dengan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), masyarakat petani sangat aktif pada kegiatan perkebunan kopi.

“Wilayah penelitian yang dilakukan terbagi menjadi protect forest, village area, dan national park. Mayoritas masyarakat terlibat dalam kegiatan di wilayah-wilayah ini,” urai dosen yang akrab disapa Ana ini.

Dari materi penelitian yang ia ungkapkan pada workshop diperoleh data, angka kontribusi kopi yang diproduksi masyarakat petani di lahan-lahan penelitian menghasilkan total produk nonsertifikat sejumlah 79 persen, kopi bersertifikat berjumlah 17 persen, dan 4 persen dikonsumsi sendiri oleh warga.

Acara yang dimoderatori Prof. Bustanul Arifin ini juga dihadiri keynote speaker dari University of Sidney yakni Dr. Jeffrey Neilson dan Ms. Jeni Pareira dari World Conservation Society.[Riky_Humas]