Sunarto
Prof. Dr. Sunarto, M.H.

(Unila) : “Hingga saat ini, di Universitas Lampung ini ada sekitar 40 unit kegiatan mahasiswa (UKM), baik itu yang aktif dan yang tidak aktif. Di situlah peran saya untuk terus memotivasi mahasiswa dalam berkegiatan,” ungkap Pembantu Rektor III Unila, Prof. Sunarto, terkait perkembangan dunia kegiatan kemahasiswaan di kampus hijau.

Menurutnya, ia selalu mengatakan kepada para mahasiswa yang aktif di lembaga kemahasiswaan bahwa kegiatan kemahasiswaan harus sejalan dengan bidang akademis. “Jadi, apapun kegiatannya, semua harus bermuara dan berdasar pada hal-hal yang berbau akademis. Kegiatan kemahasiswaan harus memiliki nilai edukasi,” tegasnya.

“Mengapa saya mengatakan demikian? Karena semua kegiatan kemahasiswaan sudah di SK kan pimpinan universitas. Nah, Unila ini kan lembaga akademis, jadi apapun bentuk kegiatannya, harus sejalan dengan nilai akademis. Semua kegiatan di Unila ini juga memiliki kedudukan yang sama, yakni antara akademis, keuangan, dan kemahasiswaan,” terus Sunarto saat ditemui di ruangannya, beberapa waktu lalu.

Menurut penilaian Sunarto, baru sekitar 30 persen mahasiswa Unila yang aktif di lembaga kemahasiswaan, baik tingkat fakultas maupun universitas. Padahal, pendidikan soft skill juga sangat penting untuk menunjang pendidikan hard skill yang didapat di bangku kuliah. Sunarto mengatakan bahwa mahasiswa jangan sampai menomorduakan pendidikan soft skill.

Maka dari itu, ia terus berusaha untuk memberikan pengertian dan arahan kepada mahasiswa supaya tidak menjadi mahasiswa yang hanya kuliah pulang saja. Mahasiswa yang aktif di lembaga kemahasiswaan itu memiliki peran untuk membawa nilai baik Unila di luar. Jadi, apapun kegiatan yang diikuti, mahasiswa Unila harus menunjukkan citra baik Unila kepada masyarakat dunia.

“Seluruh kegiatan kemahasiswaan itu bernilai positif. Jangan sampai, mahasiswa yang kuliah di Unila tidak memanfaatkannya untuk meningkatkan potensi diri. Apalagi yang kuliah dari luar Bandarlampung maupun luar Lampung. Sudah jauh-jauh kuliah ke Unila, tapi hanya dapat pendidikan di bangku kuliah saja, kan sayang,” tuturnya.[] Andro

Bagikan konten ini :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •