Irwan Sukri Banuwa Pimpin Faperta Unila

Irwan Sukri BanuwaProf. Irwan Sukri Banuwa kemarin resmi menjadi dekan terpilih Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Faperta Unila).

Hal ini sesuai Statuta Unila yang mengharuskan fakultas sudah harus memiliki dekan terpilih paling lambat tiga bulan sebelum berakhirnya masa jabatan dekan yang masih menjabat.

“Pada 22 Agustus rangkaian pemilihan dekan (pildek) Faperta harus sudah berakhir, mengingat tiga bulan sebelum berakhir masa jabatan saya sudah harus ada dekan terpilih,” ujar Dekan Faperta Prof. Wan Abbas Zakaria dalam sambutannya pada tahapan sosialisasi pokok-pokok program kerja (progja) calon dekan (cadek) dihadapan para pendidik, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.

Dekan dua periode ini menjelaskan, pildek Faperta telah melalui berbagai tahapan. Pada tahap penjaringan, tepilihlah tiga cadek yang akan memimpin Faperta empat tahun mendatang. Mereka adalah Prof. Muhtarudin, Prof. Udin Hasanudin, dan Prof. Irwan Sukri Banuwa.

“Ada 120 dosen yg memenuhi syarat, tapi hanya tiga yang berani maju. Membangun fakultas ini tidak bisa dengan mengandalkan kemampuan internal saja, tapi harus memaksimalkan kemampuan eksternal. Yakni, penguatan networking,” jelasnya.

Wan Abbas melanjutkan, dalam pemilihan senat memiliki suara 65 persen dan 35 persen suara rektor. “Dari 25 anggota senat yang hadir ada 24. Perolehan suara berturut-turut Prof. Irwan Sukri Banuwa 31 suara; Prof. Udin Hasanudin 4 suara; dan Prof. Muhtarudin 2 suara. Total ada 37 suara, termasuk 14 suara milik rektor,” paparnya.

Salah satu dosen senior, Prof. Jamalam Lumbanraja berpesan, bahwa untuk menjadikan Faperta sebagai institusi yang maju dibutuhkan 30 persen strong leadership dan 70 persen perencanaan yang baik.

Pada sosialisasi progja, ketiga cadek berkomitmen untuk mewujudkan Faperta sebagai The Best Five in 2025. Muhtarudin misalnya, ia berjanji akan menghasilkan lulusan perguruan tinggi pertanian yang berkualitas, kompetitif, dan relevan secara efisien kepada masyarakat.

Sementara Udin, dalam pemaparannya ia lebih menekankan pada peningkatan kualitas SDM, baik pendidik, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga lulusan.

Sedangkan Wawan-sapaan akrab Irwan Sukri-, dirinya bertekad mengembangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bermutu dan inovatif didukung sarana prasarana memadai dan sistem penjaminan mutu.

Ditemui usai ditetapkan sebagai dekan terpilih, Wawan mengharapkan doa dan dukungan dari segenap civitas akademika untuk mewujudkan visi, misi, dan progjanya. “Jika kita bersama-sama, insya allah berhasil. Faperta bersatu, Faperta jaya,” tegasnya.

Selain Faperta, hari ini Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) juga akan melakukan pildek. Para cadek yang akan bertarung adalah petahana Prof. Satria Bangsawan, Prof. Mahatma Kufepaksi, dan Dr. Weddy Andrie. [Naufal A. Caya]