(Unila): Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) akan melakukan audit di Universitas Lampung (Unila) selama 20 hari kerja terhitung mulai hari ini, Rabu (22/1/2020) hingga 18 Februari 2020.

Pelaksanaan audit akan menitiktekankan pada penerimaan dan pengeluaran tahun 2019 hingga 25 November 2019, transaksi yang belum dibukukan hingga 25 November 2019, serta posisi kas dan setara kas 25 November 2019.

Hal itu terkemuka saat Tampubolon selaku Koordinator Pengawasan Bidang Akuntan Negara BPKP Perwakilan Provinsi Lampung berkunjung ke Unila dan diterima di ruang kerja Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr. dr. Asep Sukohar, M. Kes., hari ini.

Tampubolon, pada pertemuan yang juga dihadiri Kepala Bagian Keuangan Unila Nurhidayati, S.E., M.Ak., itu mengatakan, audit dengan tujuan tertentu ini dilaksanakan dalam rangka memberi keyakinan yang memadai terhadap transaksi keuangan di lingkungan Unila. Audit dilakukan melalui penelaahan keandalan sistem pengendalian intern dan pengujian dalam periode dimaksud.

“Sepuluh orang tim auditor kami juga akan mengecek langsung di masing-masing fakultas dan pascasarjana terkait transaksi yang dilakukan. Kami berharap audit dapat selesai dalam tempo 20 hari kerja,” ujarnya.

Dr. dr. Asep Sukohar berharap, audit tidak hanya diterapkan pada sejumlah transaksi keuangan tetapi juga seluruh aset yang dimiliki Unila baik. Demi kelancaran proses audit, Asep beserta tim kerjanya siap menyediakan data dan informasi yang diperlukan. [Humas]

Bagikan konten ini :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •