(Unila): Universitas Lampung (Unila) melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap keberlanjutan relasi dengan para alumninya.
Di tengah dinamika pendidikan yang terus berkembang, keberadaan alumni tidak hanya dipandang sebagai bagian dari masa lalu institusi, tetapi sebagai mitra strategis dalam membangun masa depan.
Kesadaran inilah yang menjadi latar kuat dilaksanakannya peletakan batu pertama sekaligus launching open donasi Pembangunan Gedung Sekretariat Ikatan Keluarga Alumni (IKA) FKIP Unila, sebuah langkah nyata untuk merawat ikatan lintas generasi.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Lampung, Prof. Dr. Sunyono, M.Si., secara resmi menghadiri prosesi yang berlangsung khidmat di pelataran Gedung F FKIP Unila pada Rabu, 22 April 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempertegas komitmen kampus terhadap penguatan peran alumni sebagai bagian integral dari ekosistem pendidikan.
Prosesi peletakan batu pertama turut dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan FKIP Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., beserta jajaran, Ketua Umum IKA FKIP Unila, Dr. Bustami Zainudin, S.Pd., M.H., beserta pengurus, dosen, serta perwakilan mahasiswa. Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan semangat kolaboratif yang menjadi fondasi pembangunan gedung tersebut.
Dalam sambutannya, Dr. Albet menyampaikan apresiasi kepada para alumni atas kolaborasi dan kontribusi mereka dalam pembangunan gedung tersebut serta menegaskan pentingnya peran alumni dalam menjaga penjaminan mutu pendidikan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para alumni yang telah berkolaborasi dan membantu fakultas ini. Penjaminan mutu pendidikan yang kita rasakan hari ini tidak terlepas dari peran guru-guru kita sebelumnya, ada begitu banyak kenangan luar biasa yang telah kita bangun bersama,” ujarnya.
Gedung yang akan dibangun di lokasi strategis kawasan FKIP ini dirancang untuk mempermudah akses alumni dalam berbagai kegiatan.
Fungsinya tidak hanya sebagai pusat administrasi organisasi, tetapi juga sebagai ruang pertemuan, pusat jejaring profesional, serta sumber informasi karier bagi lulusan baru. Pembangunan ini sepenuhnya didukung kolaborasi antara alumni dan pihak fakultas.
Dr. Bustami selaku Ketua Umum IKA FKIP menegaskan pentingnya pembangunan gedung tersebut sebagai pusat pemersatu alumni yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia sekaligus ruang strategis yang representatif untuk memperkuat jejaring.
“Banyak alumni FKIP yang tersebar di seluruh Indonesia, sehingga keberadaan tempat ini menjadi sangat strategis dan penting. Kami memandang lokasi ini representatif dan mempercayakan penuh proses pembangunannya,” ungkapnya
Ia juga menambahkan harapannya agar pembangunan dapat segera berjalan dan dimanfaatkan secara bertahap, “Harapannya bangunan ini harus terus berjalan dan segera selesai. Setelah pengecoran lantai pertama, gedung ini sudah bisa mulai dimanfaatkan sambil terus disempurnakan menjadi lebih baik,” jelasnya.
Acara ditutup dengan prosesi simbolis penuangan semen pertama oleh Ketua IKA FKIP Unila bersama jajaran pimpinan dekanat FKIP Unila menandai dimulainya tahap konstruksi gedung dua lantai tersebut.
Harapannya, keberadaan gedung ini dapat mempererat hubungan antara kampus dan alumni serta melahirkan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan di masa depan. [Magang_Asnia Sundari]



