(Unila): Universitas Lampung (Unila) melalui Fakultas Kedokteran (FK) menerima bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jumat (29/5/2020).

Saat serah terima yang berlangsung di Ruang Sidang lantai 2 Rektorat, Dekan FK Unila Dr. Dyah Wulan Sumekar RW, SKM., M.Kes., dalam laporannya mengatakan, Fakultas Kedokteran Unila sudah mendapatkan bantuan APD sebanyak dua kali, yakni pada 13 Mei dan 22 Mei 2020.

Bantuan merupakan inisiasi dari para Anggota DPR RI Komisi X daerah pemilihan Lampung Dr. M. Kadafi, S.H., M.H., dan Dwita Ria.

Dukungan pertama berupa masker sebanyak 10.000 buah, sepatu boot 500 buah, dan gown cover all 960 buah. Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap pelaksanaan proses pembelajaran di rumah sakit bagi mahasiswa FK Unila.

Bantuan kedua berupa masker medis sebanyak 3.300 buah, sarung tangan steril 1.400 pasang, sepatu boot 960 pasang, gown cover all 960 buah. Secara simbolis bantuan APD kedua ini juga akan didistribusikan kepada perwakilan RSUD Abdul Moloek, RS Pertamina Bintang Amin, RS Harapan Bunda, RS Islam Asy Syifaa, RS Yukum Medical Center, RSUD Demang Sepulau Raya, dan RSUD Sukadana.

Rektor Unila Prof. Dr. Karomani, M.S., dalam sambutannya mengatakan, bantuan APD Kemendikbud kepada Unila dan rumah sakit rujukan Covid 19 di Provinsi Lampung merupakan wujud perhatian terhadap pelaksanaan proses pembelajaran di RS bagi mahasiswa FK.

Selain itu, dukungan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap tenaga medis dan paramedis dalam memberikan pelayanan kesehatan yang aman bagi masyarakat selama masa pandemi.

Atas nama Universitas Lampung, Rektor mengucapkan terima kasih kepada kemendikbud dan anggota DPR RI Komisi X yang telah memberikan APD. Tentunya bantuan APD akan sangat berguna bagi para tenaga kesehatan dan mahasiswa program profesi dokter FK Unila yang harus beraktivitas di lingkungan rumah sakit.

Hal senada juga disampaikan para anggota DPR RI Komisi X yang hadir. Meskipun bantuan belum bisa didistribusikan secara menyeluruh di semua kabupaten/kota se-Provinsi Lampung mereka berharap apa yang mereka perjuangkan di level pusat dapat membantu satuan tugas gugus Covid-19 dalam menaggulangi bencana nasional wabah corona. [Humas/Inay]