FGD Penyusunan SOP Kerja Sama dan Layanan Internasional

23244550_353786275081594_8372918091295434239_n
23316417_353786185081603_8013528723166537608_n
23316477_353786195081602_7839030263130008896_n
23319013_353786201748268_1275629124143898117_n

(Unila): UPT Pengembangan Kerja Sama dan Layanan Internasional (PKLI) Universitas Lampung mengadakan Forum Group Discussion (FGD) Penyusunan Pedoman dan SOP Kerja sama dan Layanan Internasional, di Ruang Sidang Lantai II Rektorat, Selasa (31/10/2017).

Rektor Universitas Lampung, Prof. Hasriadi Mat Akin, M.P., saat membuka acara mengatakan, kegiatan ini berisi paparan pedoman pengelolaan kerja sama dan SOP kerja sama dan layanan internasional.

FGD ini akan mendiskusikan pedoman kerja sama luar negeri yang nantinya disempurnakan menjadi pedoman dan SOP kerja sama luar negeri di Universitas Lampung.

Menurut Rektor, kegiatan ini sangat penting mengingat di era globalisasi ini perguruan tinggi harus menghasilkan lulusan berkualitas. Hanya perguruan tinggi berbasis global yang mampu menghasilkan lulusan berkualitas.

“Dengan adanya kerja sama luar negeri ini sangat penting untuk mengintegrasikan komponen internasional terutama mencapai tujuan dan fungsi perguruan tinggi, khususnya Unila,” ujarnya.

Kelak, lanjut Hasriadi, alumni Unila bakal bersaing dengan lulusan luar negeri menghadapi masyarakat ekonomi Asia (MEA). Sehingga adanya kerja sama luar negeri secara tidak langsung juga dapat meningkatkan kompetensi bagi pendidik dan tenaga kependidikan.

Selain meningkatkan mutu hingga dihasilkan kesetaraan antara perguruan tinggi dan mahasiswanya di level internasional, kerja sama luar negeri dapat meningkatkan reputasi Unila di dunia internasional sehingga ada saling pengakuan antara Unila dan perguruan tinggi di luar negeri.[Dwi_Inay/Humas]