FGD Evaluasi Pelaksanaan PMB 2018

47485820_560546537738899_4432059929079054336_o
47366722_560546987738854_6534318404675829760_o
47484857_560546451072241_2709575582919688192_o
47258815_560546374405582_3642291648949387264_o
47372377_560546394405580_6750298252563709952_o

(Unila): Univesitas Lampung adakan Focus Group Discussion (FGD) Evalusi Pelaksanaan Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2018 di Hotel Bukit Randu, Bandarlampung, Jumat (30/11/2018) malam, dan dibuka oleh Rektor Universitas Lampung Prof. Dr. Ir. Hasriadi Mat Akin, M.P.

FGD yang dipimpin Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Bujang Rahman itu dihadiri para wakil rektor, para dekan, ketua LP3M, dan kepala badan penerimaan mahasiswa baru.

Terdapat perubahan pada penerimaan mahasiswa baru jalur SNMPTN tahun 2014, saat itu belum ada kuota semua sekolah dapat mengirimkan siswanya untuk menjadi peserta. Pada tahun 2016 baru dibatasi kuotanya berdasarkan akreditasi sekolah. Akreditasi A 50 persen terbaik,  Akreditasi  B 30 persen terbaik, Akreditasi C 20 persen terbaik dan lainnya 10 pesen.

Pada tahun 2017 dan 2018 terdapat sedikit perubahan dari tahun sebelumnya sekolah yang memiliki akreditasi A 40 persen terbaik, akreditasi B 20 persen terbaik, akreditasi C 10 persen terbaik, dan lainnya 30 pesen.

Terdapat perubahan pada tahun 2019 yang berhubungan dengan kuota SNMPTN, SBMPTN, dan Mandiri sedangkan pada prosedur terdapat perubahan pada jalur SBMPTN.

Pada tahun 2019 calon mahasiswa melakukan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan metode Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) ditiadakan. Penyelenggaraan tes PTN sama halnya dengan tes seperti TOEFL ataupun IELTS. Hasil tes tersebut berlaku selama setahun dan digunakan masuk perguruan tinggi. Masing-masing PTN membatasi nilai minimun kelulusan.

Materi tes yang dikembangkan pada UTBK tahun 2019 mendatang yaitu Tes Potensi Skolastik (TPS) dan tes Kompetensi Akademik yang telah diperoleh pada jenjang pendidikan sekolah menengah atas sederajat.[Penda_Humas]