Disdikbud Rekrut 120 Pengajar Muda

(Unila): Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung merekrut 120 tenaga pengajar muda. Mereka akan ditempatkan di daerah-daerah terpencil sebagai tenaga pelaksana utama program Lampung Mengajar.

Gubernur Lampung Ridho Ficardo mengatakan program Lampung Mengajar merupakan salah satu bentuk komitmen meningkatkan kualitas sumberdaya manusia. “Ini salah satu program unggulan Pemprov lampung di bidang pendidikan. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia,” kata Ridho saat membuka Pendidikan dan Latihan (Diklat) Tenaga Pengajar Muda Program Lampung Mengajar Tahun 2017. Diklat tersebut berlangsung di Hotel Kurnia Perdana, bandarlampung, Rabu (3/5/2017).

Gubernur menerangkan, Program Lampung Mengajar adalah sebuah gerakan untuk mengajak seluruh elemen untuk ambil bagian berperan aktif menyelesaikan masalah pendidikan di provinsi paling selatan Pulau Sumatera itu.

Ridho melanjutkan, Lampung Mengajar memiliki beberapa misi, di antaranya menciptakan dampak berkelanjutan dari kehadiran tenaga pengajar muda di daerah-daerah terpencil.

Kemudian membangun jejaring pemimpin masa depan yang memiliki pemahaman mendalam terhadap kepentingan masayarakat. Selanjutnya membangun gerakan dan kepedulian sosial terhadap pendidikan di Indonesia khususnya Lampung. “Semoga lewat program ini upaya pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan di Lampung akan lebih maksimal,” harapnya.

Tenaga pengajar muda yang direkrut untuk Program Lampung Mengajar merupakan para sarjana pendidikan lulusan berbagai perguruan tinggi dan universitas di Lampung.

Proses perekrutan tenaga pengajar muda tersebut, melalui seleksi terbuka yang dilakukan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Lampung. Tahapan seleksi meliputi tes tertulis, wawancara, dan kesehatan.

Tenaga pengajar muda yang lolos seleksi wajib mengikuti program diklat selama satu bulan, sebelum mendapatkan penempatan tugas.[HarianMomentum_Inay/Humas]