(Unila): Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) Kementerian Kominfo menggandeng FISIP Universitas Lampung menggelar SDPPI Goes To Campus.

Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai spektrum frekuensi radio serta pemanfaatannya.

Acara yang berlangsung di Aula FISIP Unila, Kamis (16/5/2019) ini, mengusung tema ”Frekuensi dan Perangkat Telekomunikasi Untuk Generasi Milenial.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Prof. Karomani dalam sambutannya menerangkan, frekuensi merupakan sumber daya alam efektif dan efisien yang tersedia berdampingan dengan kehidupan masyarakat.

Penggunaan radio di zaman revolusi industri 4.0 dinilai sudah mengglobal. Kemajuan IPTEK dalam bidang informasi, khususnya frekuensi radio merupakan bagian dari media massa.

“Selain menginformasikan, tugas praktisi komunikasi baik radio maupun media lainnya harus senantiasa menjaga konten info positif, menjauhi hoax, serta mengedukasi,” ajak Karomani.

Dirjen SDPPI Dr. Ismail mengatakan, frekuensi merupakan satu kesatuan sistem dan mekanisme. “Penggunaan suatu frekuensi harus direncanakan. Bila di kami disebut kitab suci table regulation,” ujarnya.

Ismail berharap, mahasiswa dapat mendalami substansi konten informasi. “Dan sebagai agent of change, mahasiswa diminta menggunakan frekuensi sesuai tempatnya. Tidak di tempat yang dilarang seperti frekuensi gadget dalam pesawat”.[Riky/Inay_Humas]