(Unila): Ilmu hukum merupakan ilmu kemasyarakatan, hukum selalu berkembang sesuai keperluan masyarakatnya. Karena hukum akan mengalami perubahan, maka seorang lulusan ilmu hukum harus mampu mengikuti perubahan-perubahan.

Hal ini disampaikan Dekan Fakultas Hukum (FH) Universitas Lampung (Unila) Prof. Dr. Maroni S.H., M.Hum., saat menyampaikan sambutan pada acara Yudisium Calon Wisudawan FH Unila Periode Januari 2020, Kamis (16/1/2020), di Auditorium Prof. Abdulkadir Muhammad S.H., kampus setempat.

Menurutnya, para wisudawan dapat menambah ilmu melalui dua cara. Pertama secara formal dengan cara menempuh pendidikan S2 dan S3. Kedua, secara informal dengan berdiskusi atau pun berkonsultasi dengan para dosen dan alumni.

“Kami selalu membuka diri untuk diskusi dan konsultasi berkaitan masalah yang anda hadapi apabila nanti mengalami hambatan saat sudah beraktivitas di tengah masyarakat,” ujarnya.

Prof. Maroni juga menambahkan, FH Unila terus berupaya mempertahankan status akreditasi A selama hampir 15 tahun. Prestasi ini menggambarkan bahwa proses belajar mengajar di FH Unila sudah on the track. Untuk itu ia berharap dapat dipertahankan serta ditingkatkan.

“Peran serta, dukungan, dan partisipasi anda sebagai seorang alumni sangat penting terkait prestasi ini,” imbuhnya.

Yudisium periode Januari 2020 diikuti 76 calon wisudawan, 51 orang berasal dari S1 dan 27 orang calon wisudawan S2. Fakultas Hukum Unila juga memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik S2 sebanyak dua orang dan lulusan tebaik S1 sebanyak tiga orang. Turut hadir perwakilan dari IKA FH Unila yang memberikan sambutan dan dukungan kepada para wisudawan. []

 

Bagikan konten ini :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •