Dari ICOMESH 2026, Akademisi Peroleh Wawasan Baru dan Motivasi Hasilkan Riset Berdampak

(Unila): Penyelenggaraan 4th International Conference on Medical Science and Health (ICOMESH) 2026 oleh Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Lampung (Unila), pada Rabu, 5 Agustus 2026, memberikan pengalaman dan manfaat yang berkesan bagi para peserta.

Melalui forum ilmiah bertaraf internasional ini, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan terkini mengenai perkembangan dunia kesehatan, tetapi juga memperluas jejaring akademik dan mendapatkan inspirasi untuk menghasilkan penelitian yang lebih berdampak bagi masyarakat.

Salah satu peserta, Lienda Wati, M.Ph., Ketua Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI), menilai ICOMESH 2026 menjadi wadah yang sangat penting untuk mengikuti perkembangan isu-isu kesehatan yang sedang menjadi perhatian dunia.

“Manfaat terbesar yang saya dapatkan adalah mengetahui berbagai isu dan perkembangan terkini yang sedang menjadi perhatian di bidang kesehatan. Ini menjadi kesempatan yang baik untuk memperbarui wawasan dan pengetahuan,” ujarnya.

Menurut Lienda, materi yang disampaikan para narasumber nasional maupun internasional memberikan perspektif baru mengenai berbagai tantangan kesehatan yang dihadapi saat ini. Berbagai topik yang dibahas tidak hanya memperkaya pengetahuan peserta, tetapi juga mempertegas pentingnya peran akademisi dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan kebijakan kesehatan berbasis bukti.

Selain menjadi sarana pembelajaran, konferensi ini juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antarakademisi, peneliti, dan praktisi kesehatan. Kehadiran peserta dari berbagai institusi pendidikan dan organisasi kesehatan menciptakan ruang diskusi yang produktif untuk bertukar gagasan dan pengalaman.

Bagi Lienda, konferensi internasional seperti ICOMESH juga memiliki peran penting dalam mendorong lahirnya penelitian yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat. Ia mengaku mendapatkan motivasi baru untuk menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya berorientasi pada publikasi, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata terhadap berbagai persoalan kesehatan.

“Konferensi ini mengingatkan bahwa penelitian yang kita lakukan harus memberikan manfaat bagi masyarakat. Ke depan, saya ingin menghasilkan penelitian yang memiliki dampak nyata dan dapat menjadi bagian dari solusi berbagai permasalahan kesehatan,” katanya.

Ia juga menilai ICOMESH 2026 sangat bermanfaat bagi mahasiswa. Selain menambah wawasan keilmuan, kegiatan internasional seperti ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, memperluas perspektif global, serta mengenalkan mahasiswa pada perkembangan riset dan inovasi kesehatan terkini.

Keberhasilan penyelenggaraan ICOMESH 2026 menunjukkan komitmen FK Unila dalam menghadirkan ruang kolaborasi ilmiah yang berkualitas. Melalui kegiatan ini, FK Unila tidak hanya mempertemukan para ahli dari berbagai negara, tetapi juga mendorong tumbuhnya ekosistem riset dan inovasi yang berkontribusi bagi kemajuan kesehatan masyarakat di masa depan. [Melati Sekar]