(Unila): Mewabahnya infeksi Covid-19 di Indonesia memberikan dampak besar di segala bidang. Pemerintah melalui Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2020 tentang Gugus Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019, menginginkan sinergi antara kementerian/lembaga dan pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan ketahanan nasional khususnya di bidang kesehatan.

Menindaklanjuti keputusan tersebut, Ketua Satuan Tugas Pencegahan dan Penyebaran Virus Covid-19 Universita Lampung (Unila), Dr. dr. Asep Sukohar, M.Kes., dalam siaran pers yang diadakan Senin (16/3/2020) di Press Room Unila lantai 1 menyampaikan, selain menyiapkan protokol pencegahan dan penyebaran infeksi covid-19, Satuan Tugas Unila memproduksi hand sanitizer sendiri.

Tak hanya mencegah penyebaran virus, cairan antiseptik diproduksi untuk memenuhi kebutuhan warga Unila akan produk tersebut yang kini sudah langka di pasaran sejak pemerintah gencar menggalakkan perilaku cuci tangan.

Sanitizer ini diproduksi oleh dekan FMIPA. Jadi produk sendiri saat beliau menjadi peneliti. Ini merupakan hasil penelitian yang juga bisa dimanfaatkan oleh Unila,” ungkap dr. Asep.

Di kesempatan yang lain, Dekan FMIPA Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, M.T., mengungkapkan, produk ini merupakan hasil penelitiannya tentang cellulose atau selulosa  dengan memanfaatkan limbah pertanian.

Selulosa yang diambil dari bahan pertanian tersebut kemudian dimodifikasi dan dijadikan produk bahan yang salah satunya adalah hidroksi propil methyl cellulose. Bahan baku ini lah yang menjadi salah satu kompisisi sanitizer selain alkohol dan bahan lainnya.

“Produk ini sudah diuji coba tahun 2019 dan saat ini akan diproduksi secara banyak guna memenuhi kebutuhan Unila dalam rangka pencegahan virus covid-19,” kata dia.

Menurut Dr. Eng. Suripto, produksi awal akan dibuat untuk memenuhi kebutuhan warga Unila. Pengelolaan dan pemroduksian cairan antiseptik berbentuk gel ini akan bekerja sama dengan BPU Unila. “BPU Unila sudah menyatakan siap untuk memasarkan,” ujarnya.

Sebagai permulaan, telah dilakukan pemasangan dispenser sabun cair yang sudah bisa digunakan di beberapa jurusan di Fakultas MIPA seperti jurusan kimia, matematika, dan ilmu komputer. Selain itu, produk ini akan dibuat dalam kemasan botol yang dapat dibawa kemana saja. [Humas/Angel]