(Unila): Usai menyelesaikan seleksi administrasi dan penjaringan, Fakultas Hukum (FH) Universitas Lampung (Unila) melanjutkan tahap pemilihan Pemaparan Visi Misi dan Pokok-Pokok Program Kerja Calon Dekan FH Periode 2020–2024, di Auditorium Prof. Abdul Kadir Muhammad, Kamis (25/6/2020).

Pemaparan visi dan misi ini diikuti tiga calon antara lain Dr. M . Fakih, S.H., M.S., Yulia Neta, S.H., M.Si., M.H., dan Dr. FX. Sumarja, S.H., M.H., disaksikan anggota senat FH Unila dan daring oleh seluruh dosen kampus hukum itu.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unila Dr. dr. Asep Sukohar, M.Kes., mewakili Rektor menyampaikan apresiasi kepada fakultas hukum karena telah menjadi role model tata cara pemilihan dekan (pildek).

Menurut Asep, sinergi merupakan salah satu pakem yang sering digaungkan Rektor sejak menjabat. Dirinya berharap usai pelaksanaan pildek, kandidat dapat membangun kerja sama di tiap bagian dan fakultas hukum dapat terus menjadi contoh pelaksanaan pildek di fakultas lain. “Mudah-mudahan fakultas lain yang melaksanakan pemilihan dekan akan mengikuti apa yang telah dilakukan FH,” ujarnya.

Asep juga menambahkan, Unila di masa mendatang akan menerapkan sistem penilaian reward berbasis kinerja dan value, bukan lagi berdasarkan grade. Aspek itu meliputi apa saja kontrak kerja dari rektor kepada dekan, dekan kepada kajur, dan seterusnya. Tupoksi seseorang akan menentukan indikator penilaian.

Di kesempatan yang sama Prof. Maroni selaku Ketua Senat Fakultas Hukum menerangkan, tahapan ini adalah salah satu rangkaian rapat senat pemilihan dekan FH yang telah dimulai 18 Juni hingga hari ini diperoleh 3 kandidat calon dekan.

Jumlah anggota senat di fakultas hukum berjumlah 19 orang, sementara yang hadir berjumlah 18 orang. “Jumlah yang hadir hari ini telah memenuhi kuorum. Penyampaian visi dan misi ini dilaksanakan secara langsung dan daring untuk disaksikan para dosen dan pihak rektorat,” ungkapnya.

Ini adalah sarana untuk menginformasikan apa saja rencana kerja yang akan dilakukan pada saat menjabat sebagai dekan. Hal itu ditujukan agar pihak yang mendengarkan memahami hal-hal apa saja yang dapat membangun fakultas hukum di masa mendatang.

Turut hadir gubernur dan wakil gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum untuk ikut menyampaikan beberapa pertanyaan kepada para kandidat.

Adapun visi yang dibawa kandidat calon dekan antara lain M. Fakih menyatakan visinya, Fakultas Hukum Menjadi Pengemban Hukum Terbaik di Indonesia.

Yulia Neta menyampaikan visinya, Menjadikan Perguruan Tinggi Menjadi Sepuluh Terbaik di Indonesia Tahun 2020. Sementara Fx. Sumarja mengusung visi Pencetak Sarjana Hukum Cerdas dan Beradab. [Humas/Riky]