(Unila): Di era digitalisasi yang marak saat ini, perkembangan teknologi virtual menjadi solusi memecahkan beberapa permasalahan khususnya transaksi perbankan. Untuk mempersiapkan hal itu, Universitas Lampung (Unila) bekerjasama dengan BNI 46 mendiskusikan penawaran program dan manajemen Virtual Account dan BNI Ecosmart kepada Unila, Rabu (6/5/2020).

Rapat berlangsung secara daring menggunakan aplikasi Zoom Cloud Meeting dan diikuti beberapa partisipan. Antara lain Vice President BNI Divisi HLB Ahmad Salman, Group Head Hubungan Kelembagaan BNI Divisi HLB Abiwodo, Group Head Transactional Banking Services BNI Divisi TBS Donna, Advisory BNI Wilayah Palembang Adhitama, Perwakilan BNI Tanjungkarang, Pimpinan BNI KCP Unila, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Dr. dr. Asep Sukohar, M.Kes., beserta jajaran BUK Unila.

Penggunaan program virtual account dimaksudkan untuk mempermudah dan menyederhanakan pengelolaan keuangan yang selama ini sudah dilakukan Universitas Lampung.

Vice President BNI Divisi HLB Ahmad Salman mengatakan, BNI telah bekerjasama dengan Unila cukup lama. Kali ini BNI memberikan penawaran pendampingan dengan menambahkan Application Programming Interface (API) agar betul-betul dipergunakan dan bermanfaat untuk perkuliahan.

Semua sistem akan terintegrasi serta memudahkan pimpinan dalam penyampaian jumlah keuangan berbagai laporan dan sambutan. Salman berharap, implementasi program ini kelak dapat diterapkan sebagai mitra eksternal dan internal.

“Tonggak sejarah pengelolaan sistem manajemen informasi keuangan dan akademik, diintegrasikan dari Unila ke perbankan, dan untuk menjawab tantangan sebagai bank mitra ke depan”, ujarnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unila Dr. dr. Asep Sukohar, M.Kes., mengatakan, layanan yang diberikan BNI ke depan harus mencakup kebutuhan mahasiswa. Yakni terkait pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) agar lebih nyaman dan aman.

Ia mengakui, BNI sudah cukup membantu dalam memberikan pelayanan pendidikan. Beberapa waktu lalu, BNI telah memberikan server kepada Unila untuk mempercepat transaksi.

Asep berharap, BNI melalui progam yang ditawarkan ini dapat menjadi motor penggerak dan contoh bagi bank lain dalam memberikan pelayanan. “Semoga kerja sama kini dapat saling memberikan keuntungan sesama kita,” harapnya.

Selain virtual account, BNI menyosialisasikan program BNI Ecosmart. Pada kesempatan itu, Group Head Transactional Banking Services BNI Divisi TBS Donna menerangkan, virtual acccount lebih memudahkan pembayaran sehingga ideal untuk kepentingan pengelola keuangan.

Selain itu, tersedia BNI Ecosmart yang merupakan solusi khusus dirancang untuk membantu nasabah perusahaan dalam melakukan aktivitas pengelolaan member untuk berbagai ekosistem secara optimal, efektif, efisien, yang dilengkapi berbagai fitur.

BNI Ecosmart dapat menjadi solusi bagi perusahaan dalam melakukan pengelolaan dan pembuatan tagihan, pelaporan dan dashboard pembayaran, monitoring pembayaran, serta penyampaian informasi dan berita.

Implementasi program ini mudah dan cepat dengan beberapa pilihan skema integrasi yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis. Serta dapat diimplementasikan di berbagai ekosistem, apartemen, kondotel, pasar, keanggotaan, kawasan industri, dan lain sebagainya. [Humas/Riky]