Badan Pengelola Remunerasi Helat FGD

DSC_6298-min
DSC_6300-min
DSC_6307-min
DSC_6313-min

(Unila): Badan Pengelola Remunerasi Universitas Lampung menghelat Focus Group Discussion (FGD) Implementasi Remunerasi untuk bidang pendidikan dan pengajaran di kampus setempat, Selasa (6/2/2018).

Bertempat di lantai empat Gedung Rektorat Unila, FGD tersebut dihadiri 70 orang peserta di antaranya para dekan, pembantu dekan, kepala jurusan dari tiap-tiap fakultas di lingkungan Unila. Turut hadir wakil rektor bidang administrasi keuangan dan wakil rektor bidang PK TIK.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Unila Profesor Bujang Rahman saat membuka forum tersebut mengatakan, remunerasi memiliki sensitivitas tinggi sehingga perlu perbaikan dari waktu ke waktu.

“Karena itu lah forum hari ini menjadi penting karena dengan FGD, para pihak terkait dapat memberi masukan agar penerapan remunerasi benar-benar berdampak pada kinerja yang melebihi standar,” ujarnya.

Bujang mengimbau para peserta FGD dapat terbuka menyampaikan aspirasi mereka agar hasil dari pertemuan hari ini benar-benar dapat memperbaiki atau mengatasi persoalan yang dirasakan bersama selama ini.

Bahkan menurutnya jika pada praktiknya terdapat persoalan dalam penerapan remunerasi dan hal itu menghambat pencapaian visi misi Unila maka ia berpendapat kebijakan khusus dapat saja diambil selama tidak melanggar aturan berlaku.

“Kita patut menyambut baik sikap terbuka pengelola dengan menggelar FGD hari ini. Hal ini sesuai dengan harapan Rektor yang menginginkan persoalan-persoalan terkait remunerasi dapat terus berkurang setiap tahunnya.”[Dwi Putriana LG/Inay_Humas]