914 Buku Awali Peresmian Rucasan

WhatsApp Image 2018-02-05 at 2.03.29 PM
WhatsApp Image 2018-02-05 at 2.03.40 PM
WhatsApp Image 2018-02-05 at 2.03.52 PM
WhatsApp Image 2018-02-05 at 2.04.08 PM

(Unila): Mahasiswa KKN Universitas Lampung (Unila) yang ditempatkan di Desa Wawasan, Kabupaten Lampung Selatan, menggelar peresmian Ruang Baca Wawasan (Rucasan), Minggu (04/02/2018). Sebanyak 914 buku sudah tersedia di ruang edukasi ini.

Acara yang berlangsung di Balai Desa Wawasan ini dihadiri hampir 200 warga masyarakat setempat. Ruang baca diresmikan oleh Kepala Desa Wawasan Agus Prasetyanto dan dihadiri anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Tanjungbintang Bripka Endie Briades.

Dalam sambutannya, Agus menyampaikan ucapan terima kasih kepada para mahasiswa KKN Unila yang telah menghadirkan ruang baca di desanya. Keberadaan ruang baca ini menurutnya semakin memermudah masyarakat mendapatkan wawasan dan pengetahuan. Ia juga mengajak warga masyarakat senantiasa memanfaatkan ruang baca yang berada di balai desa.

“Ayo kita gunakan sebaik-baiknya. Banyak buku yang dapat kita baca. Artinya, banyak ilmu baru yang akan kita dapat. Desa Wawasan ini bisa menjadi smart village, dan itu bergantung pada kita semua,” tuturnya, sesaat sebelum peresmian.

Koordinator Ruang Baca Siti Khodijah menyampaikan, saat ini terdapat 914 buku yang tersedia di ruang baca. Sebanyak 679 buku merupakan sumbangan dari tim KKN Unila dan sisanya adalah swadaya masyarakat Desa Wawasan. “Sebenarnya masih ada buku-buku yang disumbangkan oleh HCI, namun masih ada di sekretariat di Bandarlampung,“ lanjutnya.

Jenis buku yang tersedia di ruang baca ini pun beragam, mulai dari buku mata pelajaran, panduan soal-soal UN SD-SMP-SMA, buku motivasi, buku kajian islami, cerita dan dongeng anak-anak, hukum, politik, bisnis, buku tentang obat-obat herbal, pertanian, peternakan, masak, hingga jenis-jenis buku keterampilan.

Untuk mendukung pengadaan ruang baca baru ini, mahasiswa KKN Unila menginisiasi program penunjang lain seperti kegiatan membaca bersama, belajar bahasa Inggris, bercerita, dan bermain bersama. Kegiatan tersebut rutin dilakukan setiap Jumat, mulai pukul 16.00 WIB.

Indah, salah satu pengunjung ruang baca mengaku senang dengan keberadaan ruang baca di wilayah tempat tinggalnya. “Saya merasa senang dengan adanya ruang baca ini karena terbantu dalam hal pelajaran-pelajaran di sekolah,” ungkapnya.

Demikian pula dengan Nanang, ia turut merasa senang lantaran banyak teman-temannya yang berminat belajar bersama di ruang baca.

“Harapan kami, ruang baca yang diberi nama RUCASAN ini dapat menjadi sarana mencerdaskan kehidupan masyarakat Wawasan. Kami yakin banyak harapan dan cita-cita besar anak-anak desa ini yang dapat mereka wujudkan. Senang rasanya bisa ikut mewujudkan itu,” kata Siti Khodijah.

Ke depan pengelolaan ruang baca diserahkan kepada pemuda dari Desa Wawasan. Sehingga, bila KKN periode I telah usai, aktivitas di ruang baca tetap berjalan.

Pada kesempatan yang sama mahasiswa KKN juga menggelar kegiatan GERMAS (Gerakan Masyarakat Sehat), berupa senam bersama anak-anak dan lansia, cek kesehatan dan cek golongan darah.

GERMAS sudah berlangsung sejak 28 Januari lalu dan secara rutin akan dilakukan setiap Minggu hingga 25 Februari mendatang. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB di lapangan dan balai Desa Wawasan.

“Cek golongan darah ini diadakan agar masyarakat Desa Wawasan mengetahui golongan darahnya apa, karena sebagian besar masyarakat tidak mengetahuinya. Golongan darah ini akan kami data agar jika masyarakat sedang urgent membutuhkan darah, kita secara cepat mengetahui kira-kira siapa yang bisa membantu mendonorkan darah,“ terang Koordinator Kesehatan Muhammad Muizzullatif.

Cek kesehatan dan cek golongan darah ini, lanjut Muizzullatif , bekerja sama dengan Bidan Desa Wawasan. Selama dua minggu sebanyak 240 orang telah melakukan cek kesehatan dan cek golongan darah.[Hisna Caca Hayati/Inay_Humas]